Sunday, October 4, 2009

[ac-i] Ulasan komik cetak ke 47 dan 48 di PragatComic.com

 

Cetak
Ngabuburit, Kompilasi Koloni Tentang Puasa E-mail
Monday, 05 October 2009
Image
Cover Ngabuburit karya Kompilasi Koloni
Satu komik kompilasi hadir dari Koloninya M&C yang menampilkan 5 karya dari beragam komikus berbakat. Ada komik "Cincaw Setan!" Karya Dyotami, "Karina" karya Fachreza & LSS, "Buah Kejujuran" karya Ipot, "Ramadhan 2000 Hijriyah" karya Azisa Noor, dan "Garudaboi Patroli Sahur" karya Galang Tirtakususma. Terbit di bulan Ramadhan 2009 membuat komik ini menjadi bacaan pas ketika beristirahat di bulan puasa. Komik yang berkisar puasa ini gak hanya pas di bulan Ramadhan saja, karena puasa bisa dikerjakan di luar bulan Ramadhan, yaitu puasa Senin Kamis, dan puasa Daud. Komik bermuatan super positif ini meramaikan karya kompilasi yang berbobot bagi pembaca komik di Indonesia.

 

Read more...
 
Sukir, Pendekar Madura dari terminal Surabaya E-mail
Monday, 05 October 2009
Image
Cover Sukir, Jagoan Nusantara
Muncul satu lagi karya komik dari komikus dan juga penerbit dari Surabaya di tahun 2009 ini. Karakter tokohnya bernama Sukir, Jagoan Nusantara dengan judul seri pertama "Untuk Yang Paling Berharga". Pendekar berwajah lebar, bekumis lebat dan berkostum tradisional Madura ini muncul dengan gaya gambar kartun dan aksinya yang kocak. Komik karya M. Buchori ini selain diterbitkan oleh penerbit Empat Warna Media, juga dibantu timnya yaitu Tosan Prionggo, Isnayono, dan Ihda. Komik ini langsung muncul dengan semangat empat lima sebagai karya komik Indonesia.

 

Read more...
 
Bujang Anom, Jagoan Teleportasi dari Cirebon E-mail
Monday, 14 September 2009
Image
Cover Bujang Anom dari Jagoan Comic
Wah, Jagoan Comic dalam waktu yang sangat dekat bisa kembali mengeluarkan komik terbarunya dengan format ukuran seperti komik SIJI (Serikat Jagoan Comic). Ceritanya terdiri dari dua setting zaman yaitu penjajahan dan zaman sekarang. Bujang Anom pun mempunyai dua kostum, kostum tradisional dan kostum modern. Dan yang paling saya saya suka adalah kostum tradisionalnya, yang mengenakan topeng dari Cirebon, terlihat seram dan bernuansa mistik seperti ceritannya. Launching pertamanya Sabtu kemarin, 12 September 2009 di Citywalk Sudirman yang dihadiri banyak pencinta komik. Dengan pembicara Rizal Manthovani (Sutradara) dan Surjorimba
(Komunitas Komik Indonesia ), bersama tim JagoanComic dan Akademi Samali acaranya berjalan dengan sukses.

 

Read more...



 
ahmadzeni

Image
Klik cover Bujang Anom untuk melihat katalog komik!

PragatComic.com
Web Pergerakan Cergam Baru.
Selalu Ada Komik Terbaru!


Jatiwangi.Net
Tempat Komunitas Jatiwangi!


__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

[ac-i] FESTIVAL KESENIAN INDONESIA VI 2009

 

FESTIVAL KESENIAN INDONESIA VI 2009

"Exploring Root of Identity",

 

Jakarta, 6-8 Oktober 2009

Taman Ismail Marzuki dan Institut Kesenian Jakarta

Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat

 

Peserta/Pengisi Acara:

7 Perguruan Tinggi Seni di bawah Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Seni Indonesia:

ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, ISI Denpasar, Institut Kesenian Jakarta, STSI Bandung, STSI Padang Panjang, Sekolah Tinggi Wilwatika Surabaya.

California Institute of Arts-USA

 

Acara:

Konser gamelan,  Festival Film Internasional,  Orkes Simponi, Kolaborasi Tari Kontemporer dan Musik Kontemporer, Pameran Seni Rupa, Disain dan Fofogfari, Pameran dan demo pembuatan Keris (tosan aji),  Seminar,  Workshop Animasi, Karnaval Budaya, Wokshop Pantomim, Festival Film Mahasiswa, Workshop komik dan Kartun, dll.

 

Informasi selengkapnya:

Telp. (021) 2306127, 2306106

Hp. 081211611144

 


__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Dog Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about dogs.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

.

__,_._,___

Re: [ac-i] Re: 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit

 

Ternyata bahasa jawa ngoko tetap berkembang di Suriname. anak2 mudanya tidak malu menggunakan bahasa jawa. Bahkan banyak grup musik bahkan hip hop yang memakai bahasa jawa.
Sementara kalau anda ke yogja atau solo. Coba bicara bahasa jawa dg anak2 muda di dua kota pusat budaya jawa itu. Pasti anda akan dijawab dg bahasa sleng jakarta!!
Coba nyalakan radio FM di mobil, gaya bahasa penyiarnya sama seperti radio2 FM di JKT.
Bahasa Melayu yang kemudian digunakan sebagai basis dari bahasa indonesia ternyata tidak sekaya bahasa2 daerah lainnya di nusantara.
Justru bahasa indonesia sekarang ini telah membunuhi bahasa2 lokal.


On 9/26/09 9:56 PM, "flubis@rad.net.id" <flubis@rad.net.id> wrote:


 
 

Konsep Indonesia sebagai sebuah bangsa sesungguhnya baru tumbuh permulaan abad ke-20. Sebelumnya yang ada hanya ratusan kerajaan-kerajaan etnik lokal yang terpisah satu sama lain dan sering saling baku hantam. Katanya dulu ada kerajaan Majapahit dan Sriwijaya yang powerful, menyatukan kepulauan nusantara, tetapi menurut saya lebih sebagai membangkitkan rasa kebanggaaqn sejarah saja.
Sebetulnya kalau mau jujur, walaupun sakit untuk diakui, yang mempersatukan nusantara sebagai sebuah unit kesatuan pemerintahan/negara dengan konsep "moderen" sebenarnya adalah Belanda. Kebangkitan nasionalisme Indonesia dimulai oleh para kaum terpelajar hasil didikan Belanda. Sebutlah, Wahidin S, Sutomo (isterinya Belanda), Cipto Mangunkusumo, Tan Malaka, Semaun, Sukarno, Hatta, Syahrir (isteri pertamanya Belanda), Agoes Salim, Roem, Natsir dan banyak lainnya lagi. Mereka bisa berkumpul bersama dari kampung dan nagarinya masing-masing karena adanya pendidikan Belanda dimana mereka menjadi siswa dan mahasiswanya. Waktu berkumpul dan sama-sama menyadari sebagai penduduk dari "Nederlandsch Indie", tumbuh rasa kebersamaan sebagai bagian dari sebuah bangsa.
Kalau kita tidak dijajah Belanda, saya kira tidak akan ada Indonesia, kecuali hanya beberapa kerajaan-kerajaan lokal yang saling bersaing.   
Salam,
Firman




 Saya sendiri setuju kalau bahasa Indonesia yang sekarang diganti dengan
> bahasa Majapahit (barangkali bahasa Jawa). Saya sudah biasa belajar bahasa
> asing. Bahkan bila perlu, kembali belajar bahasa Sriwijaya. Lupakan itu
> bahasa Indonesia, sejarahnya baru puluhan tahun. Kalau setiap etnis di
> Indonesia bebas memakai bahasa etnisnya sendiri-sendiri sungguh fantastis!
> Bahasa Indonesia, serahkan saja hanya untuk penduduk Jakarta. Itu baru
> namanya Bhineka Tunggal Ika. Namun saya kurang percaya kalau Majapahit
> pemersatu Nusantara karena yang lebih benar, Majapahit adalah penakluk
> dengan kejam dan kekerasan terhadap bangsa-bangsa di Nusantara yang
> ahirnya juga hancur lebur dan yang mempersatukan Nusantara kembali adalah
> Revolusi Agustus 1945 yang sekarang menjadi Indonesia. Saya sendiri tidak
> rindu pada Majapahit atau Sriwijaya yang dua-dua-duanya bengis dan
> penakluk kejam.
> asahan.
>
>
>
> ----- Original Message -----
>
From: amongsuci@yahoo.com
> To: artculture-indonesia@yahoogroups.com
> Sent: Friday, September 25, 2009 7:41 PM
> Subject: Re: [ac-i] Re: 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
>
>
> Majapahit, pemersatu Nusantara, bahasa persatuannya apa ya? Mungkin
> baik menjadi permenungan mengenai sejarah bahasa indonesia.
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
>
> ------------------------------------------------------------------------------
>
>
From: "A. Alham" <a.alham@kpnplanet.nl>
> Date: Wed, 23 Sep 2009 19:36:52 +0200
> To: <wahana-news@yahoogroups.com>; <santrikiri@yahoogroups.com>;
> <pembebasan_papua@yahoo.com>; MIMBAR
> BEBAS<mimbar-bebas@yahoogroups.com>; <HKSIS@yahoogroups.com>; AKSARA
> SASTRA<aksarasastra@yahoogroups.com>;
> <artculture-indonesia@yahoogroups.com>
> Subject: Re: [ac-i] Re: 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
>
>
>
>
> Dengan penghormatan yang tulus terhadap semua bahasa daerah(dalam hal
> ini mungkin bahasa Jawa) namun saya juga ingin mengerti isi surat yang
> diumumkan pada ruang publik Indonesia ini. Apakah tidak sebaiknya
> diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia agar tidak menimbulkan kesan
> milis ini adalah milist "BUDAYA JAWA".
> Salam persatuan semua etnis Indonesia.
> asahan.
>
>
> ----- Original Message -----
>
From: Sumarsongko Sastrowardoyo
> To: artculture-indonesia@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, September 22, 2009 7:20 PM
> Subject: Re: [ac-i] Re: 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
>
>
>
>
> Mas Radityo ingkang minulyo,
>
> Kepareng kula ngaturaken Sugeng Dinten Riyadi 1 Syawal 1430 H. Nyuwun
> pangaputen sadaya kalepatan
> kula lahir-batos. Kepareng ugi kula ngaturaken agenging panuwun kula
> sampun dipun paringi posting bab
> 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit, ingkang kula tampi kanthi bingahing
> manah saha mewahi wawasan kula
> bab Majapahit. Kajawi sangking punika, kepareng kula nyuwun prisa
> pamanggih Panjenengan
> bab buku anggitanipun Dr. Th. Pigeaud: Java in the Fourteenth Centure,
> jilid I - V, A Study in Cultural History,
> The Nagara-Kertagama by Rakawi Prapanca of Majapahit, 1356 AD, The
> Hague - Martinus Nijhoff - 1960,
> Illustrated with drawings by Professor Th. P. Galestin.
>
> Wasana namung semanten rumiyin atur kula, sanes dinten kula aturi
> kabar malih. Mugi-mugi kawontenanipun
> Mas Radityo tansah pinaringan pangayomanipun Gusti Allah s.w.t.. Amin.
>
> Matur sanget nuwun.
>
> Ingkang mitra tuhu tresna,
> Sumarsongko.
> ----- Original Message -----
>
From: mediacare
> To: ClubTravel@yahoogroups.com ;
> artculture-indonesia@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, September 22, 2009 5:36 PM
> Subject: [ac-i] Re: 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
>
>
>
>
> Kalau arkeolog acuannya jangan dari Unesa (dulu IKIP Surabaya) dong.
> Yang paling valid, kalau mau, dari Lembaga Arkeologi, dari Arkeologi
> UI atau UGM.
>
> Lagi pula, salah seorang profesor Unesa kan lagi digunjingkan karena
> mendukung pembakaran buku oleh FPI di Surabaya.
>
> Kalau penulisnya mau sedikit googling, bisa juga kok, dan data ini
> rasanya lebih valid.
>
>
> salam,
>
> radityo
>
>
> Kitab Negarakertagama, Manuskrip Kuna Tentang Sejarah
> Majapahit ( 1 )
>
> Nusa Bali - Senin, 18 Mei 2009.
> Kitab Negarakertagama, Manuskrip Kuna Tentang Sejarah
> Majapahit ( 1 )
> Empat Naskah Negarakertagama Ditemukan di Bali
>
> BALI bukan saja sebagai penyumbang besar dalam upaya
> melestarikan arisitektur zaman Majapahit (abad 13-15), tapi
> juga pelestari budaya, agama, bahasa, dan sastra nenek moyang
> Majapahit. Bahkan, Kitab Negarakertagama manuskrip kuna
> tentang sejarah Kerajaan Majapahit, bukannya ditemukan di
> Pulau Jawa, melainkan di Pulau Bali dan Lombok.
>
> Naskah pujasastra itu cukup otentik, karena digubah oleh
> pujangga yang hidup di zamannya. Bayangkan jika manuskrip kuna
> itu tidak dilestarikan masyarakat Bali, bangsa Indonesia
> pastinya akan kehilangan referensi besar tentang sejarah
> Majapahit.
>
> Negarakertagama adalah salah satu naskah kuna sebagai
> referensi sejarah Majapahit. Namun, untuk mempelajari sejarah
> Jawa (Majapahit), pada saat itu para sarjana Belanda hanya
> mengandalkan transkripsi prasasti dan naskah kuna Babat Tanah
> Jawi (BTJ) gubahan abad ke-19, seperti yang dilakukan Dr JLA
> Brandes.
>
> Sebagai perbandingan, Brandes yang ahli bahasa Jawa Kuna, juga
> mempelajari tiga eksemplar manuskrip Pararaton dalam
> bentuk.kropak abad 17. Naskah asing yang juga dijadikan
> referensi tentang sejarah Jawa, di antaranya, Sejarah Dinasti
> Yuan dan Ying-yai Sheng-lan, catatan peijalanan Ma Huan dari
> Tiongkok ke Indonesia.
>
> Hasil penelitian Brandes tentang naskah Pararaton, sebenarnya
> telah siap 1893 silam, namun baru dimuat pada 1896 dalam seri
> VBG No XLIX dengan judul Pararaton (Ken Arok) of het
> boek der koningen van Tumapel en van Majapahit. Usaha Brandes
> menerbitkan terjemahan Pararaton itu begitu mengagumkan
> masyarakat sejarah, karena waktu itu merupakan satu-satunya
> karya sejarah ilmiah tentang Singasari dan Majapahit.
>
> Menurut hasil penelitian GP Rouffaer, sahabat karib Brandes,
> uraian Pararaton karya Brandes tentang Singasari dan Majapahit
> memang berbeda jauh dengan uraian dalam Babat Tanah Jawi yang
> lebih banyak cerita fiksi dan legendanya. Karena banyak
> legendanya, Babat Tanah Jawi sangat populer di kalangan
> masyarakat Jawa.
>
> Sayangnya, kegemerlapan itu tak bertahan lama. Pandangan
> masyarakat sejarah berubah setelah ditemukan naskah sejarah
> Majapahit yang jauh lebih otentik dan akurat di Pulau Lombok.
> Tahun 1894, Pemerintah Hindia Belanda mengirim ekspedisi
> militer ke Pulau Lombok. Lombok pun ditundukkan, sementara
> rajanya yang ber-istana di Puri Cakranegara dipaksa
> menyerahkan naskah-naskah lontar yang disimpannya.
>
> Di antara naskah-naskah yang diserahkan kepada Belanda itu
> terdapat naskah Negarakertagama (Nagarakretagama) yang disalin
> dan naskah asli pada tahun Saka 1662 (1710 M). Penemuan
> manuskrip kuna tentang Majapahit mi merupakan sumbangan
> terbesar dalam merekonstruksi sejarah Majapahit dan Singasari.
>
> Bukan cuma Negarakertagama yang ditemukan di Puri Cakranegara
> itu, tapi juga beberapa manuskrip kuna lainnya. Katalog
> Juynboll menyatakan bahwa naskah Negarakertagama itu ditemukan
> dalam berkas yang berisi bermacam-macam kakawin, di antaranya
> Nirathaptakreta dan Kakawin Kunjarakama. Kunjarakama adalah
> serat dalam bahasa Jawa Kuna sezaman dengan serat-serat Parwa
> seperti Adipartva, rathaparwa, Bhismaparwa, dan sebagainya.
> Kunjarakama pernah dicetak dua kali oleh Prof Dr H Kem.
> Pertama, dicetak dalam aksara Jawa, dan kedua dalam aksara
> Latin dengan keterangan bahasa Belanda.
>
> Sampai pertengahan tahun 1978, naskah Negarakertagama yang
> ditemukan di Puri Cakranegara itu dianggap sebagai
> satu-satunya naskah Negarakertagama karya Empu Prapanca,
> sehingga naskah itu menjadi kurang populer.
>
> Menurut Drs Ngurah Bagus, dan Lembaga Pembinaan dan
> Pengembangan Bahasa Cabang Singaraja, di media cetak ibukota
> terbitan 7 Juli 1978, pelbagai naskah Negarakertagama ternyata
> banyak tersimpan di Bali.
>
> Satu naskah Negarakertagama tersimpan di Amlapura
> (Karangasem), satu di Geriya Pidada (Klungkung), dan dua lagi
> di Geriya Carik (Sideman, Karangasem). Penemuan empat naskah
> Negarakertagama di Bali dan satu di Lombok ini membangkitkan
> kepopuleran Negarakertagama yang berbeda sekali dengan waktu
> sebelumnya.
>
> Meski naskah Negarakertagama ditemukan tahun 1894 di Puri
> Caknanegara Lombok tapi Dr JLA Brandes belum tertarik untuk
> mempelajarinya. Barulah enam tahun kemudian, setelah naskah
> terjemahan Pararaton selesai, yakni 1902, Brandes mulai
> mempelajari Negarakertagama dengan menerbitkan teksnya dalam
> huruf Bali dalam seni VBG LIV bagian I. Terjemahan
> Negerakertagama oleh Brandes itu selesai tahun 1898 dan
> kemudian diterbitkan oleh FDK Bosch dalamTBG LVIII, halaman
> 528 dan seterusnya.
>
> Setelah melihat teks Negarakertagama, tahun 1903 H Kem menulis
> makalah berjudul De Nagarakretagama, Oud-Javaansc lofdicht op
> Koning Hayam Wuruk van Majapahit dalam Indische Gids. Namun,
> sampai Brandes meninggal pada 26 Juni 1905 di Jakarta, dia tak
> pernah menerbitkan Negarakretagama dalam bentuk buku.
>
> Menandingi Brandes
> Bermaksud menandingi Brandes, H Kem menerbitkan teks dan
> terjemahan Negarakertagama dalam BKI sejak 1910 sampai 1914,
> yang kemudian dikumpulkan dalam Verspreide Geschriften (VG)
> VII dan VIII yang terbit tahun 1917 dengan judul De
> Nagarakretagama, Oud Javaansch lofdicht op Koning Hayam Wuruk
> van Majapahit. Pada 1910, NJ Krom datang ke Hindia Belanda
> melanjutkan pekerjaan Brandes. Dengan membahas transkripsi
> prasasti-prasasti peninggalan Brandes, pada 1913 dia
> menerbitkannya dalam seri VBG LX dengan judul Oud-Javaansche
> Oorkonden. Nagelaten transcripties van wljlen Dr JIA Brandes.
>
> Di antara prasasti-prasasti yang dipelajari Krom itu, berasal
> dari zaman Singasari dan Majapahit. Dengan demikian, terbitan
> Krom menambah sumber sejarah penting tentang Singasari dan
> Majapahit yang lebih dapat dipercaya daripada Pararaton dan
> Negarakretagama. Di samping itu, Krom juga berhasil
> menerbitkan terjemahan Prasati Prapancasarapura (1912),
> Prasasti Berumbung (1916). Prasasti Batur (1916), dan Prasasti
> Trowulan (1919), disamping Het Oud-Javaansche lofdicht
> Nagarakretagama van Prapanca (1365 AD), di ‘sGiavenhage, 1919.
> -
>
> Sepeninggal H Kem tahun 1917, Negarkertagama terbitannya
> digarap NJ Krom dengan beberapa perbaikan dan tambahan yang
> diterbitkan pada 1919. Juga, Pararaton karya Brandes digarap
> lagi dengan bantuan beberapa sarjana lain dan diterbitkan
> dalam seri VBG LXII tahun 1920. Yang perlu dicatat di sini,
> kepercayaan Krom terhadap Negarakertagama terlalu besar, lebih
> besar dari kepercayaannya kepada Pararaton.
>
> Kepercayaan masyarakat sejarah terhadap Negarakertagama
> semakin kuat akibat penemuan empat naskah Negarakertagama di
> Bali dan Lombok. Penemuan ini juga membangkitkan kepopuleran
> Negarakertagama yang berbeda sekali dengan waktu sebelumnya.
> Apalagi setelah diketahui bahwa naskah-naskah itu berada di
> tangan masyarakat biasa dan bukan semuanya disimpan di
> puri/keraton. Hal ini menunjukkan bahwa naskah Negarakertagama
> memang sudah dikenal di masyarakat Bali Kuna sampai sekarang.
> Tapi, mengapa naskah Negarakertagama banyak ditemukan di Bali?
> Ikuti kisahnya pada edisi berikutnya. (RM Yunani
> Prawiranegara, Pengamat Sejarah dan Kebudayaan). NusaBali –
> Selasa, 19 Mei 2009.
>
>
>
>
>
> Please add my Facebook:
> Radityo Indonesia
> Mediacare Indonesia
> ----- Original Message -----
>
From: Dhani Iqbal
> To: ClubTravel@yahoogroups.com
> Sent: Monday, September 21, 2009 11:54 PM
> Subject: Re: ClubTravel > 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
>
>
>
> Menurut penulisnya, itu pernyataan dari arkeolog Unesa,
> Hanan Pamungkas.
>
> Salam.
>
>
> --- On Tue, 9/22/09, anthonyrayindra@yahoo.com
> <anthonyrayindra@yahoo.com> wrote:
>
>
>
From: anthonyrayindra@yahoo.com
> <anthonyrayindra@yahoo.com>
> Subject: Re: ClubTravel > 650 Tahun Rute Kerajaan
> Majapahit
> To: ClubTravel@yahoogroups.com
> Date: Tuesday, September 22, 2009, 1:49 PM
>
>
>
> Rasanya huruf Pali, dg bahasa Sansekerta?
>
>
>
>
> ----------------------------------------------------------------
>
>
From: "mediacare" <mediacare@cbn. net.id>
> Date: Tue, 22 Sep 2009 13:43:11 -0700
> To: <ClubTravel@yahoogro ups.com>
> Subject: Re: ClubTravel > 650 Tahun Rute Kerajaan
> Majapahit
>
>
>
>
> Bukan tulisan Bali Kuno, tapi mungkin yang tepat Kawi,
> atau Sanskerta?
>
>
>
>
> Please add my Facebook:
> Radityo Indonesia
> Mediacare Indonesia
>
>
> ----- Original Message -----
>
From: Dhani Iqbal
> To: ClubTravel@yahoogro ups.com
> Sent: Monday, September 21, 2009 11:22 PM
> Subject: ClubTravel > 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
>
>
>
> 650 Tahun Rute Kerajaan Majapahit
> Oleh Amelia Wulan P
>
> Dalam catatan sejarah, kerajaan Majapahit pernah
> dikenal sebagai pusat ekonomi dan budaya di
> sejumlah kawasan di Nusantara. Kejayaannya terjadi
> saat ia berada dibawah pemerintahan Raja Hayam
> Wuruk. Salah satu sumber pengetahuan utama tentang
> kerajaan Majapahit pada abad ke-14 itu terdapat
> pada Kakawin Nagarakretagama (Desawarnana) .
> Naskah kuno itu ditulis oleh Mpu Prapanca dengan
> huruf dan bahasa Bali Kuno. Salah satu topik
> utamanya adalah kunjungan kerja Raja Hayam Wuruk
> beserta keluarga dan pejabat tingginya ke wilayah
> kekuasaannya di bagian timur Jawa pada sekitar
> September - Desember 1359 Masehi.
>
> Selanjutnya klik http://wisataloka. com/kultur/
> 650-tahun- rute-kerajaan- majapahit/
>
>
> Salam,
> TM. Dhani Iqbal
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ----------------------------------------------------------------------------
>
>
>
> Geen virus gevonden in het binnenkomende-bericht.
> Gecontroleerd door AVG - www.avg.com
> Versie: 8.5.409 / Virusdatabase: 270.13.111/2386 - datum van uitgifte:
> 09/21/09 05:51:00
>
>
>
>
  
    



__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Yahoo! Groups

Do More For Dogs Group

Join a group of dog owners

who do more.

Celebrity kids

and families

Surviving in

the spotlight

.

__,_._,___

Saturday, October 3, 2009

[ac-i] INVITATION THE GRADUATES VISUAL ART EXHIBITION

 



---INVITATION THE GRADUATES VISUAL ART EXHIBITION






Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang!

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Friday, October 2, 2009

[ac-i] KARBONjournal.org // ESAI DAN FOTO BARU, OKTOBER 2009


scroll down for English


ESAI | 3 Oktober 2009
Penyeragaman yang selalu gagal
Haris Firdaus

Dari larangan menggunakan busana a la Eropa bagi murid pribumi STOVIA, heboh pemakaian jilbab pada 1979 - 1991, hingga riak-riak kecil perlawanan siswa atas seragam sesudahnya, seragam sekolah selalu mengundang masalah. Haris Firdaus tak hanya menuturkan sketsa perlawanan tersebut, ia juga mengamati tren seragam di kota Solo, dan menggunakan tiga film Indonesia dari zaman berbeda untuk kemudian mencoba merumuskan lima jenis perlawanan atas seragam sekolah.



FOTO 1 # OKTOBER 2009 oleh AGUS BEBENG




FOKUS 6 | AGUSTUS 2009



Wajib militer di Indonesia?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!


Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!

[ac-i] URGENT: welcome to yogyakarta contemporary festival "ycmf" 2009 [1 Attachment]

 
[Attachment(s) from fg pandhuagie included below]

YOGYAKARTA CONTEMPORARY MUSIC FESTIVAL 2009

8 - 10 Oktober 2009

LIP Yogyakarta [Jl. Sagan 3, Yogyakarta]  

Pasca Sarjana ISI Yogyakarta [Jl. Suryodiningratan 8, Yogyakarta]

Yogyakarta Contemporary Music Festival merupakan sebuah festival musik kontemporer internasional di Indonesia yang diselenggarakan setiap tahun oleh Independent Composers Community Yogyakarta (ICCY). Kali ini merupakan festival yang ke-5. Festival ini dirancang untuk memberikan wadah dan kesempatan bagi para komponis, pemain, musikolog, dan mahasiswa dari Asia serta dari negara di luar Asia yang mempunyai hubungan dengan Asia, untuk bertemu, bertukar ide, dan menginspirasi satu dengan yang lain.

Dari sini diharapkan, selain akan membuka jejaring kerja, juga akan menambah pengetahuan, ketrampilan bagi para pemain muda maupun komponis muda Indonesia, sehingga dapat terjadi alih ketrampilan dan persahabatan yang nantinya sangat bermanfaat bagi kemajuan musikal para peserta. Workshop maupun diskusi panel untuk itu akan diberikan oleh para pemain maupun komponis,  karena bagaimanapun karya baru merupakan bagian dari hasil budaya masa kini yang tidak dapat dipisahkan dari interaksi budaya global. Oleh karenanya,  posisi karya baru menjadi penting dalam memperkaya khasanah budaya dunia.

Acara ini selain menampilkan karya-karya para komponis muda maupun senior Indonesia, juga menampilkan karya-karya komponis mancanegara, terutama dari negara-negara Asia. Para komponis dan pemain yang akan hadir kali ini berasal dari Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, China, Taiwan, Vietnam, Korea, Iran, Australia dan Selandia Baru. Selama tiga hari, mereka diharapkan bisa saling berinteraksi dengan para komponis dan pemain dari Indonesia.

Festival ini selain menyelenggarakan konser, workshop, dan seminar. sehingga misi yang diemban, yaitu pembelajaran, akan lebih tepat sasaran.

YCMF 2009 terselenggara atas kerjasama dengan Asian Cultural Council, Lembaga Indonesia Prancis Yogyakarta, Cantus Music Centre, ISI Yogyakarta, serta masih terbuka untuk melibatkan partisipasi yang lebih banyak lagi, baik dari sponsor maupun donatur.

 

AGENDA ACARA

8 Oktober 2009

16.00 – 17.30 - Concert I

19.00 – 21.30 - Concert II

LIP Yogyakarta

 

9 Oktober  2009

16.00 - 17.30 - Concert III

19.00 - 21.30 - Concert IV

LIP Yogyakarta

 

10 Oktober 2009

10.00 - 13.00 - Seminar
19.00 - 21.30 - Concert V

Pasca Sarjana ISI Yogyakarta

 

 

PESERTA

Komponis

Indonesia

Alex Dea (Surakarta - USA)

Angelia Natatiluva (Jakarta)

Aris Daryono (Yogyakarta - UK)

Devi Sartika (Medan)

Diecky Kurniawan Indrapraja (Bandung)

Dody Satya Ekagustdiman (Bandung)

Enriko Christanto Gultom (Yogyakarta)

Junita Batubara (Medan)

Krisna Setiawan (Surabaya)

M. Chozin Mukti (Yogyakarta

Matius Shanboone (Jakarta)

Renardi Effendi (Jakarta)

Riady Kurniawan (Jakarta)

Slamet A. Sjukur (Jakarta - Surabaya)

Soe Tjen Marching (Surabaya - UK)

Yuri Nishida (Yogyakarta)

 

Mancanegara

Alexander John L. Villanueva (Philippines)

Chong Kee Yong (Malaysia)

Feliz Anne Macahis (Philippines)

Ho Chee-Kong (Singapore)

Huey Ching Chong (Malaysia)

Jonathan Crehan (New Zealand)

Juro Kim Feliz  (Philippines)

Ka Wai So (Hong Kong)

Karen Keyhani (Iran)

Kensuke Fujii (Japan)

Lan-Chee Lam (Hong Kong)

M. Chozin Mukti (Yogyakarta)

Marie-Luise Calvero (Philippines)

Michael Bulaong (Philippines)

Motohide Taguchi (Japan)

Neo Nai Wen (Malaysia)

Nguyen Viet Duc (Viet Nam)

Nilo B. Alcala (Philippines)

Panayiotis Kokoras (Greece)

Pradit Saengkrai (Thailand)

Thatchatham Silsupan (Thailand)

Tristan Coleman (Australia)

Tzu-En Ngiao (Malaysia)

Yii Kah Hoe (Malaysia)

 

PEMAIN TAMU

Agung Prasetyo, Yogyakarta (doublebass)

Hendrikus Mulyadi CR, Yogyakarta (flute)

Maria Octavia Rosiana Dewi, Yogyakarta (piano)

Rieko Suzuki, Japan (violin)

Royke B. Koapaha, Yogyakarta (gitar)

Stephanie Siahaan, Denmark (piano)

Woody Satyadarma, Yogyakarta (guitar)

Yuti Lauda, Bandung (piano)

 

TIM PRODUKSI

Panitia Kehormatan

Otto Sidharta

Aji Wartono

Alex Dea

Shin Nakagawa

Jack Body

Marie Le Sourd

Rieko Suzuki

 

Ketua

Michael Asmara

Sekretaris & Bendahara

Christy Mahanani

Media & Public Relations

FG. Pandhuagie

Manajer Produksi & Panggung

Caesar

Kru Panggung

Seta Dewa

Koordinator Pemain

Moch. Chozin Mukti

Seta Dewa (asisten)

Koordinator IT

Mikael Surya

Dokumentasi Audio

Krisna Setiawan

Dokumentasi Video

Ganes

Sound System

Bagus Mazasupa

Desainer Grafis

Badarwati

Liaison Officer

Rosiana

Yeni Kristanti

Akomodasi & Transportasi

Al Gozali

Logistik

Verina

 

                       

SEKRETARIAT

Panitia YCMF 2009

Jl. Ki Mangunsarkoro 55

Yogyakarta 55111

D.I. Yogyakarta

Indonesia

Phone    : +62 274 523662

e-mail     : ycmf@live.com

Website : http://ycmfindonesia.bravehost.com

 

 

__._,_.___

Attachment(s) from fg pandhuagie

1 of 1 Photo(s)

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___