Tuesday, October 6, 2009

Re: [ac-i] KONVERSI BATIK "FSR- IKJ" [4 Attachments]

 
[Attachment(s) from mediacare included below]

Yah terlambat undangannya.Apakah pamerannya hanya sehari?
 
Kebetulan saya ada foto-fotonya, koleksi seorang teman di facebook.
 
salam,
 
radityo
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, September 30, 2009 12:26 AM
Subject: [ac-i] KONVERSI BATIK "FSR- IKJ"

 

Dalam rangka turut berpartisipasi pada acara Pengukuhan "Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage)" oleh UNESCO pada tanggal 2 Octobre 2009 di Perancis, dengan bangga Fak Seni Rupa- IKJ mengadakan kegiatan pameran hasil karya pengajar, alumni dan mahasiswa FSR- IKJ
 
Event   : KONVERSI BATIK "FSR- IKJ"
What    : Art & Craft Exhibition  
When   : Opening Septembre 30 at 4 pm, closing Octobre 2 at 4 pm
Where  : Galeri FSR- IKJ, kampus IKJ, jln. Cikini Raya 73, Jakarta  
                 Pusat
 
Thanx for coming to our venue
 


New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!

__._,_.___

Attachment(s) from mediacare

4 of 4 Photo(s)

blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Weight Management Group

on Yahoo! Groups

Join the challenge

and lose weight.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Yahoo! Groups

Auto Enthusiast Zone

Love cars? Check out the

Auto Enthusiast Zone

.

__,_._,___

[ac-i] [Baru Terbit] MEMAHAMI ISLAM JAWA Karya Prof. Dr. Bambang Pranowo

 

HTML clipboard
 
 

M E M A H A M I   I S L A M   J A W A

 

Karya Prof. Dr. M. Bambang Pranowo

[Staf Ahli Menteri Pertahanan RI Bidang Sosial dan Budaya]

 

 

 

SINOPSIS

 

Pemilahan "santri-abangan" atas masyarakat Muslim Jawa oleh Clifford Geertz sudah setengah abad lebih mendominasi wacana sosial, budaya, dan politik Indonesia. Hingga yang berkerak dalam benak: yang shalat itu santri, dan yang tidak shalat berarti abangan. Dikotomi ini tentu saja terlalu simplistis, bahkan tidak tepat, untuk melihat religiusitas kaum Muslim Jawa seutuhnya.

 

Buku ini menyodorkan bukti-bukti etnografis yang menunjukkan ketidaktepatan pandangan tersebut. Berpegang pada penelitian lapangan, penulis mendeskripsikan, membandingkan, dan menganalisis aspek-aspek kehidupan sosial-keagamaan masyarakat pedesaan Jawa yang sama sekali tidak bisa dipahami secara utuh melalui dikotomi santri-abangan. Buku ini menawarkan paradigma baru, menyadarkan kita betapa kompleks dan majemuk Islam Jawa, sebuah sistem religiusitas yang tidak sekadar proses 'mengada' (state of being) melainkan proses 'menjadi' (state of becoming).

 

Dengan sudut pandang proses 'menjadi', keislaman dilihat bukan sebagai sistem religiusitas yang statis dan berorientasi fikih semata, sebaliknya ia dinamis, progresif, dan esoteris. Benar, memang! Dalam Islam Jawa, yang tidak shalat disebut dhereng nglampahi (belum melaksanakan), bukan mboten nglampahi (tidak melaksanakan). Ini berarti, kesalehan tidak dipatok sebatas ketaatan atas syariat, tapi juga penghayatan pada hakikat.

 

* * * * *

ENDORSEMENT

"Bambang Pranowo bukan saja profesor antropologi dalam bidang Islam Jawa, melainkan dia juga lahir, besar, dan tumbuh dalam tradisi itu. Jadi buku ini dapat dijadikan referensi untuk memahami lebih dekat lagi mengenai Islam Jawa." — Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Rektor UIN Jakarta

 

"Sejak karya monumental Religion of Java, trikotomi "abangan-priayi-santri" ala Clifford Geertz menjadi salah satu kerangka pengertian dominan tentang masyarakat Jawa. Kerangka ini menimbulkan pelbagai pertanyaan, khususnya mengenai hubungan Islam dan kebudayaan Jawa. Berbagai penelitian lain memperlihatkan bahwa pertanyaan ini tak bisa dijawab secara sederhana. Dan buku Profesor Bambang Pranowo ini menyajikan hasil penelitiannya yang menantang kerangka pengertian Geertz. Ia menunjukkan bahwa "kejawaan" tak dapat dimengerti lepas dari Islam, tetapi bahwa "Islam" memang harus dimengerti benar, dan itu berarti bukan secara skripturalistik anti budaya lokal. Jelaslah, buku ini sangat penting dan dapat merangsang diskursus baru tentang kebudayaan Jawa." — Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno SJ, Guru Besar STF Driyarkara Jakarta

 

"Karya Profesor Bambang Pronowo ini memberikan kontribusi penting bagi pemahaman lebih baik tentang berbagai gejala perubahan keagamaan, sosial, budaya, dan politik yang berlangsung di kalangan masyarakat Muslim Jawa. Karena itu, karya ini merupakan a must reading bagi para peneliti, antropolog, sosiolog dan bahkan ahli ilmu politik, dan seterusnya." — Prof. Dr. Azyumardi Azra, pemikir Muslim terkemuka, penulis lebih dari 20 judul buku tentang Islam

 

* * * * *

PENULIS

 

PROF. DR. M. BAMBANG PRANOWO adalah pakar Islam Jawa yang sejak 2001 menjabat Staf Ahli Menteri Pertahanan RI bidang sosial, budaya, dan agama. Guru Besar Sosiologi Agama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini pernah menjabat berbagai posisi penting di Departemen Agama RI: Direktur Penerangan Agama Islam (2000-2001); Direktur Pendidikan Tinggi Agama Islam (1999-2000); Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan Islam (1998-1999); Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji (1996-1998); dan Direktur Urusan Penyelenggaraan Haji (1993-1996). Sebelumnya, pada 1980-1991, ia bekerja sebagai staf peneliti di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES).

 

Pria yang lahir di Magelang pada 27 Agustus 1947 ini menyelesaikan pendidikan sarjananya di Jurusan Perbandingan Agama IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 1972. Sedangkan studi master dan doktoralnya ia tempuh di Monash University, Australia, antara tahun 1985-1991. Saat ini, selain mengabdikan diri sebagai Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ia juga mengajar sosiologi dan antropologi pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.

 

Profesor Bambang aktif menulis beragam topik mengenai kehidupan keagamaan di Indonesia. Tulisannya tersebar di berbagai majalah dan koran nasional. Beberapa di antaranya bahkan dipublikasikan dalam bahasa Inggris di sejumlah jurnal ternama dan buku kumpulan artikel, seperti dalam Arief Budiman (ed.), State and Civil Society in Indonesia (1989); M.C. Ricklefs, Islam in the Indonesian Social Context (1991); Jurnal Penamas (1991); Studia Islamika (1994); serta Jurnal Kultur (2002). Selain itu, ia kerap pula diundang untuk menjadi pembicara di berbagai seminar dan workshop bertaraf nasional dan internasional.

 

_______________________________________

 

DATA BUKU:

Judul                   : MEMAHAMI ISLAM JAWA
Penulis                : Prof. Dr. M. Bambang Pranowo
Pengantar            : Prof. Dr. Azyumardi Azra
Penerjemah         : Inyiak Ridwan Muzir
Editor                  : Ade Fakih Kurniawan
Genre                  : Kajian Agama/Sosial/Demokrasi
Cetakan               : I, Oktober 2009
Ukuran                : 15 x 23 cm (plus flap 9 cm)
Tebal                   : 410 halaman
ISBN                   : 978-979-3064-70-3
Harga                  : Rp. 87.500,-


==========================================
Pustaka Alvabet
Ciputat Mas Plaza Blok B/AD
Jl. Ir. H. Juanda No. 5A, Ciputat
Jakarta Selatan Indonesia 15411
Telp. +62 21 7494032,
Fax. +62 21 74704875
www.alvabet.co.id


__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Monday, October 5, 2009

Re: [ac-i] KONVERSI BATIK "FSR- IKJ"

 

To :
Radityo,
Terima kasih atas atensinya.
Pamerannya berlangsung 2 hari dan ada workshop batik.

Kebetulan IKJ saat ini menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Festival Kesenian Indonesia 6. Hari ini ada Pameran Pendidikan Seni di Galeri Cipta III- TIM dan di Galeri FSR- IKJ, sore nanti jm 16 ada Pagelaran teater dari STSI Bandung, di Teater Luwes IKJ, di areal kampus ada Carnaval dari mahasiswa IKJ. Malam hari jm 19.30 ada acara pembukaan FKI- 6 di Graha Bakti Budaya, acaranya Konser Gamelan.
Acara Pameran, Pagelaran dan pemutaran Film akan berlangsung sampai tgl 8 Oktober 2009 di areal TIM dan kampus IKJ.

Salam Budaya.

--- On Tue, 6/10/09, mediacare <mediacare@cbn.net.id> wrote:

From: mediacare <mediacare@cbn.net.id>
Subject: Re: [ac-i] KONVERSI BATIK "FSR- IKJ" [4 Attachments]
To: artculture-indonesia@yahoogroups.com
Date: Tuesday, 6 October, 2009, 9:40 PM

 

Yah terlambat undangannya. Apakah pamerannya hanya sehari?
 
Kebetulan saya ada foto-fotonya, koleksi seorang teman di facebook.
 
salam,
 
radityo
 
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, September 30, 2009 12:26 AM
Subject: [ac-i] KONVERSI BATIK "FSR- IKJ"

 

Dalam rangka turut berpartisipasi pada acara Pengukuhan "Batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Dunia (World Heritage)" oleh UNESCO pada tanggal 2 Octobre 2009 di Perancis, dengan bangga Fak Seni Rupa- IKJ mengadakan kegiatan pameran hasil karya pengajar, alumni dan mahasiswa FSR- IKJ
 
Event   : KONVERSI BATIK "FSR- IKJ"
What    : Art & Craft Exhibition  
When   : Opening Septembre 30 at 4 pm, closing Octobre 2 at 4 pm
Where  : Galeri FSR- IKJ, kampus IKJ, jln. Cikini Raya 73, Jakarta  
                 Pusat
 
Thanx for coming to our venue
 


New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!



Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Re: [ac-i] FESTIVAL KESENIAN INDONESIA VI 2009

 

Selamat siang..
Wah seru banget.pasti bagusss. Trima kasih atas informasinya. sy juga alumni tari dr ISI Yk, Sy Kepengin nonton tapi maaf tidak bisa karena tanggal segitu saya di Yk untuk persiapan Jogja Java Carnival 2009 dan festifal psar kumandang Solo.Jadi mohon maaf mungkin lain acara pasti saya bisa nonton bahkan jd pesertanya hehehe. oya mb/mas kalo sempat ke Yk nonton ya tgl 17 tempat nya di alun2 utara kraton Yk jam 16.00-21.00 dan Di Solo tgl 11 di arena pasar kumandang jam 8.00-10.00. Terima kasih.Semoga berhasil.

Salam
Novita Lau



__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

[ac-i] Bertepuk tangan untuk sebuah konsert klassik yang buruk

 

asahan:
 
           BERTEPUK TANGAN UNTUK SEBUAH KONSERT
 
                              KLASSIK YANG BURUK
 
 
Besok,(rabu, 6 Oktober 09) para supir bis (angkutan umum) akan mengadakan pemogokan di tiga buah kota besar:Amsterdam, Den Haag, Rotterdam), bagi memprotes keputusan Pemerintah  yang akan menaikkan  usia pensiun dari 65 ke 67. Ini baru aksi pertama yang mungkin akan diikuti banyak aksi protes lainnya. Di Parlemen, para "pejuang"rakyat sudah lumpuh kecapean adu mulut melawan keputusan Pemerintah itu. Hutang negara telah mencapai 356 milyard Euro yang bagi sebuah negeri kecil seperti Belanda bukan jumlah biasa. Tapi yang luar biasa adalah jalan keluarnya. Rencana penghematan meliputi jumlah 30 milyard euro yang itu akan diambil dari uang jaminan sosial yang berarti kaum ekonomi lemah dan tergantung seperti para jompo, pasien sakit menahun, para pensiunan dan para pengangur yang hidup dari bantuan Pemerintah akan mengalami kemiskinan lebih lanjut.
Partai PVV (Partij voor Vriyheid=Partai facist anti Muslim) yang ketuanya Gert Wilders mengatakan bila arus migrant distop masuk Belanda sudah pasti tidak perlu terjadi harus menaikkan usia pensiun dari 65 ke 67. Perkataan luar biasa berbisa itu suduh pasti akan merangsang lebih lanjut mental anti orang asing di Belanda. Di suatu tempat layanan umum, penjual Belanda totok terang-terangan mendahulukan Belanda totok yang antri dibelakang "Belanda burem" yang seharusnya adalah giliran dia yang diladeni. Tidak cukup sampai di situ, ketika gilirannya tiba (yang diserobot orang yang dibelakangnya) sang pelayan memanggil orang Belanda totok yang dibelakangnya lagi untuk diledeni . Belanda burem yang merasa dua kali dilangkahi rupanya kehilangan kesabarannya lalu bilang dengan suara lantang: "AH, DISKRIMINASI CARA NEDERLAND!". Sang pelayan bertanya kembali untuk mendengar lebih jelas. Dan sang Belanda burem mengulanginya secara lebih jelas lagi: DISKRIMINASI CARA NEDERLAND ! SUNGGUH NEGERI INDAH PERMAI!". Dan barulah Belanda burem itu diladeni secara ramah. Ketegangan hilang seketika.
 
Negeri Belanda seperti juga banyak negeri-negeri Eropah lainnya terguncang serius oleh krisis Moneter dunia. Pemecatan besar-besaran terjadi dan banyak sekali perusahaan-perusahaan besar kecil gulung tikar.   Pengangguran meningkat, banyak harga-harga barang juga meningkat termasuk banyak bahan makanan pokok naik harganya. Hari ini umpamanya saya harus membayar harga secangkir kopi 1.85 sen yang kemarin masih 1.70 sen euro. Itu baru contoh sebesar butir pasir. Drama terbesar akan menimpa kaum ekonomi lemah seluruh Belanda.
 
Di internet kita mulai disibukkan dengan tema diskusi "Kapitalisme berwajah manusiawi dan humanis"yang kembali diberikan tepuk tangan oleh beberapa teman yang berdiskusi yang justru ketika Kapitalis yang sedang krisis yang perlahan membuka topeng "manusiawi"dan topeng"humanis" dengan bermacam metode penggerogotan dan pengikisan hingga melucuti semua hak-hak hidup kaum ekonomi lemah. Dan sang pahlawan sudah lama absen di arena adu omong di Parlemen. Ada langkah-langkah yang akan melarang demonstrasi protes melawan keputusan Pemerintah. Negara demokrasi melarang demonstrasi. Besok adalah tanggal mainnya. Tapi yang tampak jelas "kapitalis berwajah manusiawi dan humanis"sudah tidak mendapat tepuk tangan di tengah masyarakat Belanda. Di Internet, masih.  Karena memang di Internetlah mungkin terdapat demokrasi yang paling murni.
ASAHAN.  

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

.

__,_._,___

[ac-i] sastera Kemanusiaan

 

SASTERA-UTUSAN MALAYSIA

ARKIB : 04/10/2009

Tema kemanusiaan jadi isi karya sastera


A. Samad Said


Novel-novel seperti Crime and Punishment (jenayah dan Hukuman) dan Notes From Underground (nota dari bawah tanah) oleh Fyodor Dostoevsky, War and Peace dan Anna Karenina oleh Leo Tolstoy, Noli Me Tangere (Jangan sentuh Aku) oleh Jose Rizal dianggap besar dan agung kerana keupayaan berbicara secara jujur, luhur dan telus menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan sejagat. Misalnya Crime and Punishment memaparkan seorang mahasiswa bernama Raskolnikov membenci sang oportunis yang memeras rakyat miskin. Dia memutuskan untuk membunuh seorang wanita lintah darat bernama Alyona Ivanovna yang kaya raya dan merasakan telah melakukan perbuatan yang benar.


Dostoevsky tidak membiarkan watak Raskolnikov terus bebas sebaliknya menghukum kesalahannya melalui pujukan watak Sonia agar dia menyerah diri kepada pihak berkuasa. Bagaimanapun Raskolnikov didapati tidak menggunakan harta Ivanovna sedikitpun biarpun dia berpeluang dan hidup miskin. Dia beranggapan dengan membuat kejahatan maka dia akan dapat melenyapkan kejahatan. Tetapi Dostoevsky mengemukakan penolakan dan menegaskan tujuan yang baik tidak menghalalkan cara yang jahat. Raskolnikov dihukum dibuang dan diasingkan di Siberia. Notes From Underground menaratifkan watak yang hidup bersendirian. Keperibadian introvert dianggap sejenis penyakit yang berpunca daripada kekotoran sistem sosioekonomi Barat.


Peperangan dan penjajahan melahirkan karya agung dunia seperti War and Peace merupakan hasil pengalamannya menyertai pasukan tentera Rusia dalam perang melawan Perancis pada tahun 1812. Tolstoy berfalsafah, "Perang adalah kedinamikan kehidupan kerana dalam keadaan perang, orang bersedia untuk berdamai. Manakala dalam keadaan damai orang bersedia untuk berperang." Noli Me Tangere memaparkan strategi penjajah Sepanyol menjajah minda rakyat Filipina menerusi manipulasi gereja dibogelkan habis-habisan untuk membebaskan rakyat Filipina daripada penjajahan kolonial Sepanyol. Pendidikan dijadikan alat untuk menyedarkan rakyat akan hak-hak bernegara sendiri.


Di Malaysia novel seperti Ranjau Sepanjang Jalan oleh Shahnon Ahmad dengan jelas menjadi suara kemanusiaan segolongan petani dalam mendepani takdir kehidupan tanpa peralatan dan ilmu yang mencukupi. Pembacaan ke atas novel ini nyata memberi kesan apabila mengundang rasa simpatik pembaca. Pada masa yang sama pembaca turut memberi tanggapan dengan mempersoalkan kejahilan dan sifat degil watak Lahuma dan nasib yang menimpa Jeha.


Begitu juga novel kemanusiaan lain yang dapat diklasifikasikan dalam tema-tema tertentu seperti Salina dan Di Hadapan Pulau oleh A. Samad Said bertemakan kesan peperangan yang mengundang kemelaratan hidup dan kacau-bilau sosioekonomi masyarakat. Novel Tulang-tulang Berserakan oleh Usman Awang, Anugerah dan Panglima Salleh Selempang Merah oleh Zaharah Nawawi bertemakan sejarah perjuangan kemerdekaan dan keberanian orang Melayu melawan penindasan penjajahan dan kekerasan.


Novel Wi dan William oleh Azizi Hj. Abdullah bertemakan isu tanah yang disinonimkan dengan hak-hak orang Melayu. Novel satira politik seperti Tikus Rahmat oleh Hassan Ibrahim menyindir dengan mewatakkan tingkah laku politikus yang gila kuasa. Senjakala oleh Baharuddin Kahar mengemukakan falsafah perburuan demi mencapai impian yang berlangsung dalam nostalgia kemenangan sambil dikejar ketuaan. Novel bergarda depan dan simbolik Naratif Ogonshoto oleh Anwar Ridhwan membawa gaya naratif penglipurlara yang dimodenkan untuk mengkreatifkan percaturan strategi politik, kejahilan, kezaliman dan penawanan.


masyarakat


Suara-suara kemanusiaan yang terpancar dalam karya sastera merupakan refleksi sosial masyarakat yang berada dalam jangkauan sensitiviti pengarang. Pelanggaran dan pemusnahan nilai-nilai kemanusiaan akibat peperangan, perebutan kuasa dan hegemoni barat menjadi adunan pengarang yang kukuh akar jatidiri dan sedar fungsi kepengarangannya untuk menegur, menempelak, menyindir, memparodikan, mensatirakan dan mengkomedikan perihal yang berlaku untuk membangkitkan kesedaran masyarakat.


Kesedaran mendorong introspeksi diri dalam menilai pemikiran dan tindak tanduk manusia yang pada akhirnya menyalakan keinginan untuk pulang ke pangkal jalan. Pepatah Melayu menyebut, sesat di hujung balik ke pangkal bermaksud kepulangan daripada jalan dan tujuan yang sesat dan binasa kepada jalan dan tujuan yang benar dan bahagia yang merupakan manifestasi inti fitrah manusia.


Dalam sejarah pertumbuhan sastera, dunia memiliki penyair kerohanian dan mistik seperti Jalaluddin Rumi. Rumi dianggap sebagai penyair sufi-mistik terbesar di sepanjang abad dunia. Kumpulan puisi kerohaniannya terutama Masnawi memaparkan ajaran kesufian melalui bait-bait puitis yang menonjolkan akhlak mulia, keasyikan menghayati kebesaran Tuhan dan kisah para kekasih Allah. Mohamad Iqbal menganggap Rumi sebagai guru kerohaniannya.


Begitu juga Khalil Gibran dan Rabindranath Tagore penyair kerohanian yang diterima dunia sastera timur dan barat yang memaparkan kecintaan terhadap Tuhan.

Kesusasteraan Melayu pula memiliki Hamzah Fansuri, Syamsudin Al-Sumatrani, Tok Kenali, Noordin Hassan, Abdullah Hussain, Hasanuddin Isa, Kemala, Shamsudin Othman, Suhaimi Hj Muhammad, Fatimah Busu dan A.Samad Said. Masing-masing mempunyai karya sastera berunsur kerohanian multidimensi yang tidak kalah dengan prosa yang sarat unsur kemanusiaannya.


Ia ditandai dengan penerokaan pengarang pada pelbagai tingkat pengetahuan kerohanian. Misalnya Hamzah Fansuri dengan Syair Bahr an-Nisa sarat simbolik dan misal mistik yang 'melagukan' perjalanan salik mencapai makrifah yang terakhir. Sebaliknya Syair Perahu lebih mudah difahami dan telah dihuraikan dengan baik oleh ulama Wan Mohd Saghir dengan dalil naqli, aqli dan dasar ilmu dan pengetahuan tasawuf yang dibahas dalam konteks ilmu usuluddin. Sajak-sajak Tok Kenali umumnya bersifat didaktik dengan seruan-seruan untuk taat dan beribadat kepada Allah.


Suhaimi Hj Muhammad dengan kumpulan puisi kerohaniannya iaitu Asyik menggambarkan perasaan dan ehwal batini salik mencapai makrifah kepada Allah yang berbeza-beza tahap kesukaran untuk memahaminya. Shamsudin Othman dengan sejumlah puisi kerohanian dalam kumpulan puisi Taman Percakapan, menggali hakikat pengabdian diri kepada-Nya disulami gaya bahasa yang mudah dihayati dan mempunyai nilai estetika dapat dibanggakan.


Novel Mereka Yang Tertewas oleh Hasanuddin Md Isa menghamparkan onak dan duri penerusan legasi pendidikan sekolah pondok yang berperanan meneguhkan akidah dan akhlak masyarakat Melayu desa. Novel Salam Maria oleh Fatimah Busu mengemukakan harapan keinsafan, pemerolehan hidayah, taufik dan inayah kepada Maria untuk kembali ke pangkuan kebenaran. Kumpulan puisi Pelabuhan Putih dan Timbang Terima oleh Kemala membentangkan kerohanian manusia menerusi penggunaan simbol, metaforikal dan imej alam seperti kaktus, padang pasir, pelabuhan dan warna putih yang mantap dan berhikmah menggambarkan kesucian fitrah manusia.


Penerokaan


Kumpulan puisi Al-Amin menggalurkan sirah Nabi Muhammad SAW menerusi pelukisan dan penafsiran pengarang terhadap sifat dan tingkahlaku nabi sehingga sifat-sifat nabawiyyah yang lebih khusus. Penerokaan pengarang menjadikan karya sebagai suara kerohanian terutama kumpulan puisi Al-Amin menjadi jambatan pulang ke pangkal jalan manusia kepada Tuhan melalui suri tauladan menjadi tanda aras dan bukti kecemerlangan kreativiti pengarang Malaysia.


Kewujudan unsur kemanusiaan dan kerohanian menjadi faktor pelengkap yang memperkayakan perbendaharaan kesusasteraan. Ia boleh digabungkan atau menjadikan salah satunya dominan dalam karya sastera. Pengarang bertanggungjawab menentukan jalan dan tujuan dalam penciptaan karyanya.



Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___