Thursday, October 15, 2009

[ac-i] Diskusi 2 Buku Puisi karya Afrizal Malna & Nirwan Dewanto di Serambi Salihara

 






Oktober 2009 - Diskusi 2 Buku.jpg


Dua buku puisi Teman-temanku dari Atap Bahasa karya Afrizal Malna (Lafadl Pustaka, Yogyakarta, 2008) dan Jantung Lebah Ratu karya Nirwan Dewanto (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008) menerima dua penghargaan sastra pada tahun lalu. Buku pertama ditahbiskan sebagai buku sastra terbaik 2008 versi majalah Tempo, dan buku kedua memperoleh penghargaan Khatulistiwa Literary Award. Sementara penghargaan sastra hanyalah salah satu cara untuk menilai buku sastra—mendudukkannya berdasarkan kriteria tertentu dalam khazanah sastra yang bersangkutan—yang diperlukan sesungguhnya lebih dari itu. Yang lebih penting adalah menilik ke dalam karya itu sendiri, menguji apa sumbangannya untuk perkembangan sastra dan bahasa. Diskusi ini berniat menyajikan kritik sastra, khususnya kritik puisi, yang sangat jarang dikerjakan dewasa ini. Para pembicara akan menyajikan uraian tertulis tentang aspek keperajinan (craft) puisi maupun "kelainan" sekaligus keterhubungan kedua buku puisi termaksud dengan khazanah sastra yang sudah ada. Dengan kata lain, mereka akan mengajukan argumen tentang kehadiran dua buku itu dalam sastra (berbahasa) Indonesia terkini.

Acara diskusi yang dipanduk oleh Nirwan Ahmad Arsuka ini akan terdiri dari dua sesi. Adi Wicaksono (penulis seni) dan Bramantyo Prijosusilo (seniman) akan mengulas Teman-temanku dari Ata
p Bahasa pada pukul 16:00 wib, sedangkan Bagus Takwin (penulis) dan Zen Hae (penyair) akan menilik Jantung Lebah Ratu pada pukul 19:00 wib. Kedua acara akan diselenggarakan pada hari Senin 19 Oktober 2009 di Serambi Salihara. Terbuka untuk umum dan gratis. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi Guntur di guntur@salihara.org, atau Melan di melan@salihara.org.

Sampai bertemu di Komunitas Salihara!

Komunitas Salihara; Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520. Tel: 021-789-1202.

(Apabila membutuhkan peta lokasi Komunitas Salihara, silakan hubungi Melan di melan@salihara.org)

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Yahoo! Groups

Mental Health Zone

Bi-polar disorder

Find support

Hollywood kids

in the spotlight

Their moms

share secrets

.

__,_._,___

Wednesday, October 14, 2009

[ac-i] Dari Amerika: Majalah Kabari edisi Oktober telah tiba (Special Preview)...

 



Kabari Amerika Tolong di Sebar Luaskan. Thank you.
Press Release

 Kabari October 2009

Ada Nasi Goreng Gila di Amerika....Hal 44
Siapa Sih dr. Ikrar.....Hal 18
Kenapa Band Mereka lebih Ngetop di luar negeri....Hal 28
Polisi San Francisco Keturunan Indonesia ... .Hal 24
Repotnya kalau sakit di Amerika.....Hal 6
Bagaimana nasib Mc Donald di Indonesia ...Hal 58
Ada klinik gratis di Amerika ....Hal 15
Maling Kutang....Hal 31
And More............
Special Bonus: dr. Ikrar telah bikin webinar tentang Pengobatan dan Pencegahan Sakit Gula. Ingin mendengar rekaman webinar sekarang?   Silakan isi daftar dengan klik http://www.LaporanGratis.com/833

(setelah anda isi email , link untuk rekaman webinar akan segera di kirim ke email anda)




Promosi Bisnis Anda lewat Kabari Amerika (dari Amerika & Indonesia ke Seluruh Dunia)
 
Kabari pakai multi media sistem (Majalah Cetak, KabariNews.com, Weekly E-Newsletter ke lebih dari 21,299 emails, Kabari Forum, LaporanGratis.com, Kabari Video, Kabari PodcastKabari E-Magazine, Kabari Webinar, Kabari Seminar, Baru...Kabari ada di Facebook ( Ikut@KabariNews.com )  ,  Twitter ( Ikut@KabariNews.com ), Baru.. Berbagai Yahoogroups.com (di kirim ke lebih dari 1,000,000 emails melalui berbagai yahoogroups.com). Pasar Senggol .
Silakan Kontak Kabari Amerika :
San Francisco, Vonny  1-800-281-6175 , Vonny@KabariNews.com
Los Angeles,    Dessy, 1-415-272 4920,  Dessy@KabariNews.com
Jakarta,          Ayung, (021) 428-4118,  Ayung@KabariNews.com
 
Get More for Less..Hanya di Kabari
  

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

Tuesday, October 13, 2009

[ac-i] KOLOM Sesudah Rasa Sakit dan Tangis Itu...

 

Sesudah Rasa Sakit dan Tangis Itu…

Oleh: Yudhistira ANM Massardi

Sebagai bangsa yang religius dan lemah-lembut, menghadapi bencana yang susul-menyusul akhir-akhir ini, sebagian besar dari kita terus merunduk dalam tangis dan doa. Sebagai manusia, kita sungguh-sungguh menyadari ketidakberdayaan kita di hadapan kuasa alam dan kuasa Tuhan Sang Maha Pencipta. Kita pun memohon agar Tuhan memenuhi janjiNya bahwa hanya akan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan umat menanggungnya. Juga meminta petunjuk ke arah kemudahan yang disediakan dalam setiap kesulitan yang terjadi atas izinNya.

Kesakitan Luarbiasa
Sebagai sebuah bangsa, kita juga sudah lama merasakan kesakitan luar biasa, sejak menjadi bangsa terjajah ratusan tahun silam. Rasa sakit itu masih terus dialami oleh mayoritas bangsa ini, meskipun secara politik sudah merdeka. Dan rasa sakit itu masih terus ada meskipun rakyat sudah rela sekaligus terpaksa mau memberikan mandat kuasa kepada beberapa ratus orang yang berjanji akan mewakili aspirasi dan memperjuangkan segenap kepentingannya.

Hingga hari-hari ini, sebagai sebuah nasion, kita masih terus merasa sakit dan menangis… Padahal, kita merasa sudah berusaha, dengan segala kemampuan, untuk mengubah nasib sendiri. Tetapi, ternyata belum berhasil juga.

Jadi, apa yang salah? Melalui studi yang panjang dan di bermacam bidang kehidupan, kita sesungguhnya sudah menemukan banyak kesalahan. Lalu, apakah kita sudah belajar dari kesalahan-kesalahan itu? Bangsa yang besar dalam jumlah, kaya dengan sumber daya alam, manusia, dan budaya ini, ternyata telah melakukan kesalahan paling besar, yakni: tidak pernah mau belajar dari kesalahan.

Kearifan Lokal
Hal yang jauh lebih menyedihkan adalah, bahkan kita pun tidak mau belajar dari "kebenaran"! Baik itu kebenaran yang disampaikan oleh kitab-kitab suci agama, ilmu pengetahuan, maupun kebenaran yang sudah ditunjukkan oleh para nenek moyang dalam kearifan-kearifan lokal di seluruh pelosok negeri.

Sebagai contoh, coba perhatikan sejumlah hal yang berlangsung dalam kehidupan di sekitar kita. Atas nama kemajuan zaman, pembangunan, atau modernisme, kita telah beramai-ramai meninggalkan konsep arsitektur rumah panggung di Jawa Barat, rumah gadang di Sumatera Barat, juga arsitektur rumah-rumah tradisional Dayak, Batak, Bugis, Jawa, Bali dan sebagainya. Padahal, terbukti, bangunan-bangunan mereka – dengan dinding bilik atau papan, dengan atap sirap, rumbia atau ijuk – yang ringan, kaya ventilasi udara, tahan terhadap gempa, dan bisa mengakomodasi banjir. Kita telah tergoda untuk bermegah-megah dengan semen dan beton, dan bermanja dengan AC yang freonnya melubangi ozon.

Kita pun sudah meninggalkan sungai-sungai sebagai sarana transportasi, sehingga sungai-sungai terlantar dan tercemar, dan seiring dengan keserakahan tanpa batas dalam pembabatan hutan, mengakibatkan bencana banjir dan longsor di mana-mana. Padahal -- seakan mengikuti model pembangunan Kerajaan Majapahit di Trowulan -- pada abad ke-17, Sultan Ageng Tirtayasa di Banten pun memberikan contoh spektakuler ketika ia membangun jaringan sungai multifungsi: sebagai sarana transportasi, irigasi, sekaligus sebagai benteng pertahanan. Kini kita justeru terjebak oleh jalan raya darat yang menelan lahan produktif dan menutupnya dengan aspal dan semen, dan tercengkeram oleh industri mobil yang menghabiskan energi dan mengotori udara dengan karbon monoksida yang mematikan, dan kita para pengendaranya menyia-nyiakan sebagian dari hidup yang singkat ini dalam kemacetan luarbiasa.

Kita pun sudah membenamkan kehidupan anak-anak kita ke dalam kubangan penyakit sosial yang memerosotkan kualitas kemanusiaan. Lapangan-lapangan bermain di kota-kota dan desa-desa telah dirampas oleh kepentingan lain, sehingga anak-anak tercerabut dari aneka permainan tradisional yang justeru menurut penelitian psikologi pendidikan modern, sangat penting sebagai sarana pembangun kecerdasan jamak. Dan kini anak-anak kita menjadi "makhluk kamar" yang terbelenggu oleh televisi, video games dan komputer: menjadi makhluk asosial dengan akumulasi energi yang destruktif terhadap diri sendiri maupun lingkungannya. Lapangan bermain mereka pindah ke mal-mal, dan di sana mereka menjadi pemuja konsumerisme dan hedonisme yang memicu aneka penyakit, sekaligus memperlebar jurang pemisah mereka dengan mayoritas kaum miskin di luarnya.

Dalam hal yang lebih "sepele," kita pun sudah meninggalkan penggunaan daun pisang, daun jati, daun waru, dan daun kelapa sebagai alat pembungkus – yang ikut memberi rasa dan citarasa pada penganan tradisional -- dan menggantinya dengan kertas dan plastik yang kini menjadi sumber bencana bagi lingkungan hidup kita. Dan masih banyak lagi.

Paradigma Filosofis-Eksistensial
Lebih dari itu, tampaknya kita harus segera mereformulasi atau mengubah paradigma filosofis-eksistensial kita sebagai sebuah bangsa. Kita harus berhenti bermimpi atau berilusi bahwa kita hidup di sebuah negara yang gemah-ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja. Sebab, sebagaimana sudah terbukti berulangkali, dari Sabang sampai Merauke, kita senyatanya hidup di tanah genting yang rawan bencana. Kita hidup di kaki gunung-gunung berapi yang aktif dan setiap saat bisa meletus. Kita hidup di tengah-tengah laut yang setiap saat bisa mengirimkan topan dan tsunami. Alih-alih mengantisipasi "kiamat 2012," untuk mengatasi banjir langganan saja, pemerintah di Jakarta tidak kunjung mampu melakukannya.

Kita harus segera, bersama-sama, secara budaya – artinya secara sosial-politik-ekonomi-militer— mengubah paradigma eksistensial kita bahwa kita sesungguhnya hidup di "Tanah Genting." Dengan begitu, maka parlemen dan pemerintahan yang baru harus segera melakukan reorientasi pembangunan bangsa ini. Menjadikan bangsa kita sebagai nasion yang sadar-siap-tanggap-bencana. Seperti bangsa Jepang yang siap-tanggap gempa setiap hari. Untuk itu, lini terdepan yang harus langsung bergerak adalah Departemen Pendidikan Nasional.

Dengan begitu, kita bisa berharap bahwa isak tangis dan rasa sakit yang diderita mayoritas bangsa ini selama ini, akhirnya bermuara juga pada pencerahan dan harapan. Sehingga, kita bisa lahir sebagai sebuah bangsa baru. Bangsa yang tidak lagi selalu tersungkur di bawah keniscayaan alam sambil sekaligus terus disakiti oleh para pengelola pemerintahannya yang bebal dan telengas.[]

* Yudhistira ANM Massardi adalah sastrawan dan pengelola lembaga pendidikan dasar beasiswa insan kamil di Bekasi.


__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___

[ac-i] Undangan Diskusi 2 Buku Puisi Karya Arfizal Malna dan Nirwan Dewanto

 

Diskusi ini dua sesi, dimulai pukul 4 sore.

Diskusi 2 Buku Puisi
Serambi Salihara
Senin, 19 Oktober 2009
Pukul 16:00 WIB TEMAN-TEMANKU DARI ATAP BAHASA karya Afrizal Malna
Pembicara: Adi Wicaksono & Bramantyo Prijosusilo
Pukul 19:00 WIB JANTUNG LEBAH RATU karya Nirwan Dewanto
Pembicara: Bagus Takwin & Zen Hae
Moderator: Nirwan Ahmad Arsuka (untuk dua sesi)
GRATIS

Dua buku puisi Teman-temanku dari Atap Bahasa karya Afrizal Malna (Lafadl Pustaka, Yogyakarta, 2008) dan Jantung Lebah Ratu karya Nirwan Dewanto (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008) menerima dua penghargaan sastra pada tahun lalu. Buku pertama ditahbiskan sebagai buku sastra terbaik 2008 versi majalah Tempo, dan buku kedua memperoleh penghargaan Khatulistiwa Literary Award.

Sementara penghargaan sastra hanyalah salah satu cara untuk menilai buku sastra—mendudukkannya berdasarkan kriteria tertentu dalam khazanah sastra yang bersangkutan—yang diperlukan sesungguhnya lebih dari itu. Yang lebih penting adalah menilik ke dalam karya itu sendiri, menguji apa sumbangannya untuk perkembangan sastra dan bahasa.

Diskusi ini berniat menyajikan kritik sastra, khususnya kritik puisi, yang sangat jarang dikerjakan dewasa ini. Para pembicara akan menyajikan uraian tertulis tentang aspek keperajinan (craft) puisi maupun "kelainan" sekaligus keterhubungan kedua buku puisi termaksud dengan khazanah sastra yang sudah ada. Dengan kata lain, mereka akan mengajukan argumen tentang kehadiran dua buku itu dalam sastra (berbahasa) Indonesia terkini.

Adi Wicaksono (penulis seni) dan Bramantyo Prijosusilo (seniman) akan mengulas Teman-temanku dari Atap Bahasa, sedangkan Bagus Takwin (penulis) dan Zen Hae (penyair) akan menilik Jantung Lebah Ratu.

-------------------------

Discussion on 2 Poetry Books
Serambi Salihara (Salihara Lounge)
Monday, 19 October 2009
04:00 p.m. TEMAN-TEMANKU DARI ATAP BAHASA (My Friends from the Language's Rooftop) by Afrizal Malna
Speakers: Adi Wicaksono & Bramantyo Prijosusilo
07:00 p.m. JANTUNG LEBAH RATU (The Heart of Queen Bee) by Nirwan Dewanto
Speakers: Bagus Takwin & Zen Hae
Moderator: Nirwan Ahmad Arsuka
Free admission

Two poetry books, Teman-temanku dari Atap Bahasa (My Friends from the Language's Rooftop) by Afrizal Malna (Lafadl Pustaka, Yogyakarta, 2008) and Jantung Lebah Ratu (Heart of the Queen Bee) by Nirwan Dewanto (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2008) received two literary awards last year. The first book was chosen as the best literary book of 2008 by Tempo magazine, and the second book received Khatulistiwa Literary Award.

While literary award is just one way to value literary works, what is needed is certainly more than that. The important thing is to examine the work itself, measuring its contribution to literature and language development.

This discussion aims to provide literary criticism, especially that of poetry, that is rarely done nowadays. The speakers will focus on the craft of poetry and the "anomalies" as well as the connections of the two books with the existing literature. In other words, they will propose arguments about the presence of these two books in Indonesian literature nowadays.

Adi Wicaksono (art critic) and Bramantyo Prijosusilo (artist) will explore Teman-temanku dari Atap Bahasa, while Bagus Takwin (pwriter) and Zen Hae (poet) will explore Jantung Lebah Ratu.

http://www.facebook.com/home.php?#/event.php?eid=147502059260


Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

Yahoo! Groups

Small Business Group

A community for

small business owners

.

__,_._,___

[ac-i] Wisang Geni, Sebuah Karya Keren untuk Pecinta Cerita

 

Wisang Geni, Sebuah Karya Keren untuk Pecinta Cerita Silat menjadi ulasan komik cetak ke 49 di PragatComic.com


Wisang Geni, Sebuah Karya Keren untuk Pecinta Cerita Silat
Wednesday, 14 October 2009
Image
Cover komik silat Wisang Geni
Sebuah cerita silat muncul di tahun 2009, karya  penulis John Halmahera, dan gambar dibuat oleh Hendri S. Judulnya Wisang Geni, komik yang berisi 72 halaman komik ini dibuat nyaris 100 persen manual, dengan kerapihan dan kedetilan yang lumayan apik. Sepertinya cerita ini berasal dari sebuah novel, dan diterbitkan oleh Wastu Lanas Grafika Surabaya untuk komunitas Tjersil, sebuah komunitas besar yang juga sangat solid sampai saat ini.

 

Read more...
ahmadzeni

Image
Klik cover Bujang Anom untuk melihat katalog komik!

PragatComic.com
Web Pergerakan Cergam Baru.
Selalu Ada Komik Terbaru!


Jatiwangi.Net
Tempat Komunitas Jatiwangi!


__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Yahoo! Groups

Mental Health Zone

Schizophrenia groups

Find support

.

__,_._,___

[ac-i] "PUTRI HIJAU"

 


PRODUKSI KE- 7

TEATER ARON

bekerjasama dengan

PUSAT KESENIAN JAKARTA
TAMAN ISMAIL MARZUKI




Pertunjukan Teater Kontemporer


PUTRI HIJAU


Hikayat Karo, Melayu, Aceh



karya sutradara

JOEY BANGUN



------------------------------------------------------


MINDY SILANGIT - PUTRI HIJAU

FREDY GINTING - NAGA

DERMAWAN SINURAYA - MERIAM


DERMAWI TARIGAN - MAHARAJA DIRAJA HARU

JOSE RIZAL MANUA - SULTAN SAMUDERA PASAI

JOEY BANGUN - SIBAYAK KARO SEKALI


PETRUS BARUS - PANGLIMA RAJA KEMBAT (HARU)

MELELA GAYO - PANGLIMA HAFIDZ (SAMUDERA PASAI)

SURYA BANGUN - PANGLIMA SERBANYAMAN (HARU)

ANDY BARUS - PANGLIMA ARIF  (SAMUDERA PASAI)


ANDY SITEPU - HULUBALANG ABDUL (HARU)

SANDY GINTING - HULUBALANG LUKMAN (HARU)


FRANSISKA SINURAYA - GURU SIBASO

SENIWATI GINTING - TENDI NURI-NURI

INTAN TARIGAN - TEKANG


SISCA BANGUN - JILENA

NENI SINULINGGA - HAMIDAH

AMANDHA BRAHMANA - SEKAR

MILLA PERANGIN-ANGIN - FEI YIN

MAYANG PERANGIN-ANGIN - SALIMAR


KRISMAS GINTING - FERDINAND MENDES PINTO




penata artistik CO'AN FERIANTO PUBA

penata musik ALASEN BARUS

penata tari ND SIGIT SINULINGGA

penata kostum YETTY SINULINGGA

penata rias CARLIN TANIASARI

penata cahaya SONNY SUMARSONO

marketing DEWI SILALAHI  

humas SISCA BANGUN

desain produksi JOEY BANGUN




Jumat & Sabtu, 16 & 17 Oktober 2009

Pk 20.00 – Selesai

GRAHA BHAKTI BUDAYA – TAMAN ISMAIL MARZUKI

 

HTM : Rp 150.00, Rp 100.000, Rp  75.000, Rp 30.000


Res : Dewi 081311062467

Yetty 081514263646

& TICKET BOX TIM



---------------------------------------------


Tabas (mantra) Ndilo Tendi (memanggil Roh)


Kita Telu Sada Nioga

Si tima-timan sada pengodak

Erlape-lapeken tendi nuri-nuri

Sura pengole sada pengodak

Ngalo-ngalo cihona wari


(TARIGANU)






__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
Recent Activity
Visit Your Group
Give Back

Yahoo! for Good

Get inspired

by a good cause.

Y! Toolbar

Get it Free!

easy 1-click access

to your groups.

Yahoo! Groups

Start a group

in 3 easy steps.

Connect with others.

.

__,_._,___