Monday, May 10, 2010

[ac-i] Press Release and Invitation RUMAH SENI ELOPROGO “SPIRIT SMARATUNGGA”

 

RUMAH SENI ELOPROGO
"SPIRIT SMARATUNGGA"
BEJEN – WANUREJO – BOROBUDUR - MAGELANG
27 April – 30 Mei 2010



Press Release and Invitation



Keywords: Eloprogo Art House // Spirit Smaratungga // April 27th - May 30th, 2010 // A painting exhibition by Sony Santosa // La Luna a la Eloprogo (April and May Edition) // Poetry Camp 2010 // Movie Camp 2010 // Riverdays II // Art Camp 2010 // Artist-In-Residence Programs



OVERVIEW

"Spirit Smaratungga" adalah tema dari Pameran Lukisan karya Sony Santosa dalam sebuah ruang pajang permanen yang dibuat khusus untuk karya-karyanya.

Selain itu selama pameran berlangsung juga akan diadakan berbagai program artist-in-residence dan pameran lainnya.

Setahun sebelumnya, Sony Santosa juga pernah mengadakan pameran lukisan di ruang pajangnya ini dan berkolaborasi dengan seniman lainnya dari berbagai jenis kesenian dengan judul "Spirit of Borobudur".

Selama pameran berlangsung akan diselenggarakan program-program artist-in-residence dan pameran lainnya; beberapa adalah kegiatan tahunan dan beberapanya lagi adalah kegiatan bulanan yang sudah menjadi tradisi di eloprogo, hanya saja pada tahun ini seluruh kegiatan itu akan diselenggarakan secara berantai selama satu bulan penuh dan dikelompokan pada beberapa acara; art camp, poetry camp, movie camp, riverdays, , dan la luna a la eloprogo.

Seniman lain yang berpameran adalah Samy R. R. Vermeulen (Jerman, Patung), Komraden Haro (Indonesia, Patung), Ervin Ruhlelana (Indonesia, Instalasi Studio Graphic Poetry).

Peserta artist-in-residence yang hingga sekarang masih aktif di eloprogo dan akan terlibat juga dalam "Spirit Smaratungga" ini adalah : Ida Bagus Rahmat (Indonesia, musik puisi), Bengkel Seni Tidar Indonesia (workshops and expo), Munier Syalala Indonesia (Musician), Putri Fitria (Indonesia, Photography), Suyud Nugrahawati (Indonesia, Photography and Traditional Drama), Din Kandhihawa (Indonesia, Dancer).

Akhir-akhir ini Rumah Seni Eloprogo berkali-kali mengadakan program artist-in-residence baik dalam kelompok regular seperti pada agenda bulanan La Luna atau agenda tahunan Riverdays, juga program spesial yang waktu penyelenggaraannya diserahkan kepada seniman-seniman yang akan residen di Rumah Seni Eloprogo.

Selain pameran dan artist-in-residence, juga akan diselenggarakan berbagai kegiatan lain yang ikut menyublim ke dalam seluruh rangkaian kegiatan selama Bulan Mei di Eloprogo; diskusi, workshops, tablings, expo, dan kolaborasi.

Seluruh rangkaian acara selama Bulan Mei ini berdasarkan konsep artist-in-residence mengingat Eloprogo adalah rumah seni, dan salah satu ciri khas dari rumah seni adalah menyelenggarakan artist-in-residence.

Tema besar "Spirit Smaratungga" dipilih karena selain lokasi Rumah Seni Eloprogo berdekatan dengan karya besar Sang Smaratungga yaitu Candi Borobudur, juga karena terinspirasi dari semangat Smaratungga untuk membuat sebuah karya besar dan monumental yang bisa diingat dan bermanfaat hingga akhir jaman. Spirit ini mengingatkan kami untuk membuat sesuatu yang manfaatnya bisa dirasakan hingga turun-temurun, bukan sebuah manfaat kilat yang dirasakan secara instan tapi kemudian semangatnya mati seiring habisnya manfaat-manfaat itu.

Anda dipersilahkan untuk memilih program yang mana saja dan diperbolehkan mengikuti lebih dari satu program. Persyaratan pada setiap program akan diumumkan kemudian melalui pesan pribadi.

Seluruh program ini gratis dan terbuka untuk umum.



KALENDER DAN KETERANGAN PROGRAM

27 April – 30 Mei 2010
Pameran Lukisan karya Sony Santosa. Pameran Patung karya Samy R. R. Vermeulen. Pameran Patung karya Komraden Haro. Pameran Instalasi Studio Graphic Poetry "Pondok Lelana" karya Ervin Ruhlelana.

27 April – 29 April 2010
La Luna ala Eloprogo edisi April2010
(Soft Opening "Spirit Smaratungga")

La Luna a La Eloprogo adalah tradisi bulanan eloprogo yang diselenggarakan setiap bulan purnama sebagai sebuah penghormatan kepada bulan yang menjadikan malam menjadi lebih terang.

La Luna a La Eloprogo sudah berkali-kali diselenggarakan dengan tema dan konsep yang berbeda-beda setiap bulannya tergantung dari spirit yang hadir pada purnama tersebut.

Pada purnama bulan April ini La Luna a La Eloprogo menjadi penanda dibukanya acara "Spirit Smaratungga" yang akan mempersembahkan:

27 April 2010 19.30 : Kethoprak Ngampung
28 April 2010 19.30 : Malam Chairil Anwar
29 April 2010 : Soft Opening "Spirit Smaratungga"


• 13 Mei – 16 Mei 2010
Poetry Camp 2010 "Menjala Puisi"

Poetry Camp pertama kali diadakan pada tahun 2009 sebagai pengerucutan dari acara tahunan art camp dalam kategori lebih khusus yaitu puisi.
Poetry Camp tahun ini akan mengambil tema Menjala Puisi. Jala sebagai elemen yang berdekatan dengan kebudayaan pinggiran sungai menjadi metafora yang menarik jika disatukan dengan kata "puisi". Jala sendiri puisimu di tepi sungai...
Poetry Camp 2010 akan dibuka oleh penyair dan budayawan Afrizal Malna.


• 17 – 19 Mei 2010
Movie Camp 2010

Seperti halnya Poetry Camp, Movie Camp adalah program kemah yang lain yang spesifikasinya pada jenis seni gambar bergerak atau film. Pernah diadakan pada tahun 2009 dan kembali akan diadakan dalam rangkaian acara bulan Mei ini.
Pada Movie Camp kali ini kami akan mengundang para film maker untuk berkemah di eloprogo. Lalu membuat konsep bersama menciptakan karya film yang berkaitan dengan keseluruhan acara selama bulan Mei di eloprogo sebagai bentuk apresiasi dan pendokumentasian yang semoga saja setelah melalui proses editing mengalami sublimasi menjadi film dokumenter.


• 21 – 22 Mei 2010
RiverDays II "Rainy Green Days"

Riverdays adalah sebuah agenda tahunan eloprogo yang mengambil tema-tema lingkungan yang biasanya dimeriahkan dalam pertunjukan kesenian dan panggung tradisional.

Riverdays saat ini adalah yang kedua kalinya diadakan di eloprogo. Riverdays tahun ini melingkupi Pelepasan Ikan di Sungai, Penanaman Pohon, Workshop Lingkungan "Pengelolaan Sampah dan Daerah Aliran Sungai" serta Pertunjukan Seni Tradisional dan Kontemporer di pinggir pertemuan Sungai Elo dan Sungai Progo.

Dengan tema "Rainy Green Days" diharapakan agar kegiatan ini bisa mendukung seluruh kampanye pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup.


• 23 – 30 Mei 2010
Art Camp 2010 "Spiral Borobudur"

Art Camp merupakan acara tahunan yang sudah mentradisi di Rumah Seni Eloprogo, melibatkan seniman dari berbagai kalangan dan basis kesenian.

Art Camp adalah acara yang diselenggarakan selama seminggu untuk menghormati Waisak, Hari Besar Agama Buddha yang merayakan Kelahiran, Pencerahan, dan Kematian Buddha Gautama.

Setiap tahun ada perayaan Waisak di Borobudur yang bersifat internasional. Rumah Seni Eloprogo, sebagai rumah seni yang berdomisili di kawasan Borobudur merasa tergerak untuk ikut berpartisipasi dalam perayaan Waisak tersebut dengan cara mengundang para pengunjung perayaan Waisak untuk mengapresiasi kesenian yang diadakan di Rumah Seni Eloprogo selama minggu perayaan Waisak itu berlangsung.

Selama minggu Art Camp setiap hari dipenuhi dengan workshop, diskusi, dan skill sharing. Lalu pada malam harinya diadakan pertunjukan hingga larut malam.

Selain perayaan Waisak dengan membawa bersama seniman yang bekerja dalam berbagai gaya kami berharap untuk menciptakan kolaborasi antara media yang jarang dieksplorasi untuk ditampilkan bersama.

Art Camp diadakan pada awal Mei selama tiga hari sebelum dan setelah bulan purnama. Tahun ini akan menjadi Art Camp keempat sejak dimulai pada tahun 2007.

Art Camp menjadi spirit puncak bagi pelaku dan penikmat seni baik yang terlibat sebagai artist-in-residence Rumah Seni Eloprogo maupun dari kota-kota sekitar.

Tema Art Camp tahun ini adalah "Spiral Borobudur". Spiral adalah simbol dari sebuah perjalanan hidup yang melingkar dan komprehensif yang berakhir pada sebuah puncak pencapaian. Untuk membaca dan melihat keseluruhan bagian borobudur maka harus dilakukan dengan cara berjalan melingkar mengadaptasi bentuk spiral, dari lantai paling dasar hingga puncak borobudur.

Spirit inilah yang coba kami serap untuk konsep Art Camp tahun ini. Diharapkan hal ini bisa menjadi inspirasi bagi para seniman yang terlibat untuk kembali membaca sejarah pribadinya secara komprehensiv, spiral, dan pada akhirnya mencapai puncak dalam karir keseniannya.


• 28 Mei 2010
La Luna a La Eloprogo Edisi Mei 2010 mempersembahkan:
Diskusi dan Artist Talk "Spirit Smaratungga"

Tema: "Relief Borobudur sebagai sumber dan bahan inspirasi untuk jenis-jenis seni yang lain di era modern."

Pembicara dan pembahas: Sutradara Tari "Mahakarya Borobudur", Bapak Daryono dari ISI Solo. Owner dan Painter Eloprogo Art House, Sony Santosa. Penulis Bahril Hidayat Lubis.

Diskusi ini dipersembahkan untuk ikut memeriahkan perayaan Waisak di Borobudur.



Demikian undangan dan pemberitahuan ini, terimakasih banyak atas perhatian dan apresiasinya...

Selamat Pulang di Rumah Seni Eloprogo



REGARDS...



Sony Santosa
Painter, Owner and Conceptor of Eloprogo Art House

Ervin Ruhlelana
Writer and Program Director of Eloprogo Art House



website: eloprogoarthouse.com
e-mail: elo.progo@yahoo.com
Group FB: Eloprogo Art House

cp : Ervin Ruhlelana 087820229777

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

[ac-i] Usil di Kampus Seni Rupa

 

Usil di Kampus Seni Rupa E-mail
Monday, 10 May 2010
Image
Cover mobile comic Dul Coret volume 04
Retakan Samson, komik Dul Coret ini diambil dari pengalaman kuliah dulu... Tentunya tetap dimodif biar lebih seru lagi. Ceritanya ketika mata kuliah menggambar model, Dul kembali membikin ulah. Kali ini karya temannya menjadi korban keusilannya. Sampai-sampai seisi kelas menjadi heboh. Ada-ada saja ulah seniman iseng ini! Bagi pengguna Indosat, Telkomsel, dan XL bisa langsung mengakses katalognya secara gratis melalui hape, alamatnya ada di: http://wap.keren.mobi/komik/comiccatalog.php. Atau pelanggan Indosat bisa mengetik sms REG KOMIK kirim ke 6767. Dan bisa juga untuk pelanggan Telkomsel dengan mengakses di *268# pilih 3 pilih 5 pilih 7.
 

Terima kasih


ahmadzeni

http://pragatcomic.com/new/images/banners/masterheadmix.jpg
Bersenang-senang dengan komik...
Di www.PragatComic.com
Info Prakarya & Cergam


__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

[ac-i] Festival Seni Bantengan 2010 Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto

 

Dengan hormat,

Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto mengharap kehadiran Bapak/Ibu pada Pembukaan Festival Seni Bantengan 2010 pada

 

Selasa, 11 Mei 2010 pukul 08.00 wib

di Lapangan Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto

 

Acara berlangsung s.d 13 Mei 2010.

Diikuti 31 kelompok @ 16 orang.

Waktu kegiatan pukul 09.00-16.00 wib

 

Turut merayakan HUT Pemkab Mojokerto ke-717 dan mendukung program seni bantengan sebagai icon Kabupaten Mojokerto.

 

Kegiatan terbuka untuk umum dan gratis.

 

Terima kasih.

 

Kontak person:

1.Bapak H Drs Eko Edy Susanto, Msi, Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto 081 231 89 347

2.Bapak Mulyadi, Ketua I Festival 0321 698 7750

3.Bapak Moedjito, Ketua II Festival 081231 35 9342

4.Bapak Suliyat, Koordinator Festival 085648388887

 

 

 

PROPOSAL

FESTIVAL SENI BANTENGAN

2010

KABUPATEN MOJOKERTO JAWA TIMUR

 

 

Penyelenggara:

Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto

Jln. Jayanegara No.04 Puri Mojokerto

Telp. 08123189347

Email : dewankeseniankabmojokerto@gmail.com

 

Kesenian Lokal Mojokerto

"Budaya, identifikasi sebagai bentuk nyata yang mencerminkan keberadaan sebuah bangsa. Relasi keduanya sangat kuat, karena ada unsur kepemilikan". Kesadaran untuk membangun masyarakat Indonesia yang sifatnya multibudaya, dimana acuan utama bagi terwujudnya masyarakat Indonesia yang multibudaya adalah multibudayaisme, yaitu sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan .

Dalam model multikultural ini, sebuah masyarakat (termasuk juga masyarakat bangsa seperti Indonesia) dilihat sebagai mempunyai sebuah kebudayaan yang berlaku umum dalam masyarakat tersebut yang coraknya seperti sebuah mosaik. Di dalam mosaik tercakup semua kebudayaan dari masyarakat-masyarakat yang lebih kecil yang membentuk terwujudnya masyarakat yang lebih besar, yang mempunyai kebudayaan yang seperti sebuah mosaik tersebut.

Model multibudayaisme ini sebenarnya telah digunakan sebagai acuan oleh para pendiri bangsa Indonesia dalam mendesain apa yang dinamakan sebagai kebudayaan bangsa, sebagaimana yang terungkap dalam penjelasan Pasal 32 UUD 1945, yang berbunyi: "kebudayaan bangsa (Indonesia) adalah puncak-puncak kebudayaan di daerah".

Keragaman budaya adalah memotong perbedaan budaya dari kelompok-kelompok masyarakat yang hidup di Indonesia. Jika kita merujuk kepada konvensi UNESCO 2005 (Convention on The Protection and Promotion of The Diversity of Cultural Expressions) tentang keragaman budaya atau "cultural diversity", cultural diversity diartikan sebagai kekayaan budaya yang dilihat sebagai cara yang ada dalam kebudayaan kelompok atau masyarakat untuk mengungkapkan ekspresinya.

Hal ini tidak hanya berkaitan dalam keragaman budaya yang menjadi kebudayaan latar belakangnya, namun juga variasi cara dalam penciptaan artistik, produksi, disseminasi, distribusi dan penghayatannya, apapun makna dan teknologi yang digunakannya. Atau diistilahkan oleh UNESCO dalam dokumen konvensi UNESCO 2005 sebagai "Ekpresi budaya" (cultural expression). Isi dari keragaman budaya tersebut akan mengacu kepada makna simbolik, dimensi artistik, dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya

Dalam konteks ini pengetahuan budaya akan berisi tentang simbol-simbol pengetahuan yang digunakan oleh masyarakat pemiliknya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungannya. Pengetahuan budaya biasanya akan berwujud nilai-nilai budaya suku bangsa dan nilai budaya bangsa Indonesia, dimana didalamnya berisi kearifan-kearifan lokal kebudayaan lokal dan suku bangsa setempat.

Kearifan lokal tersebut berupa nilai-nilai budaya lokal yang tercerminkan dalam tradisi upacara-upacara tradisional dan karya seni kelompok suku bangsa dan masyarakat adat yang ada di nusantara. Sedangkan tingkah laku budaya berkaitan dengan tingkah laku atau tindakan-tindakan yang bersumber dari nilai-nilai budaya yang ada. Bentuk tingkah laku budaya tersebut bisa dirupakan dalam bentuk tingkah laku sehari-hari, pola interaksi, kegiatan subsisten masyarakat, dan sebagainya. Atau bisa kita sebut sebagai aktivitas budaya.

Dalam artefak budaya, kearifan lokal bangsa Indonesia diwujudkan dalam karya-karya seni rupa atau benda budaya (cagar budaya). Jika kita melihat penjelasan diatas maka sebenarnya kekayaan Indonesia mempunyai bentuk yang beragam. Tidak hanya beragam dari bentuknya namun juga menyangkut asalnya. Keragaman adalah sesungguhnya kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Didasari pemikiran diatas, sebagai bagian upaya menjaga secara penuh kepemilikan atas warisan kebudayaan tradisional bangsa Indonesia yang Agung dan Luhur. Serta menjadikan narasi narasi kecil yang selama ini telah kami lakukan agar mampu menjadi bagian dari sebuah catatan kebudayaan, maka festival seni bantengan 2010 ini kami laksanakan. Sebuah upaya kebersamaan aktivitas budaya agar berguna bagi Bangsa Indonesia tentunya.

Kesenian Bantengan

Bantengan adalah sebuah pertunjukan seni budaya tradisi yang menggabungkan unsur tari, olah kanuragan dan mantra-mantra. Bantengan dimainkan oleh 2 orang dalam sebuah tubuh banteng dimana seorang menjadi kepala dan kaki depan dan seorang yang lain menjadi ekor dan kaki belakang. Kesenian Bantengan lahir sebagai sebuah keragaman budaya masyarakat tradisional untuk mengungkapkan ekspresinya berkesenian sesuai dengan kearifan local. Bantengan menjadi sarana komunikasi baik bagi manusia dengan nenek moyang maupun dengan masyarakat. Dalam pertunjukan seni bantengan terdapat :

1.      Banteng sebagai lakon yang gagah

2.      Buron alas binatang hutan yang mengganggu banteng (adu-adu) seperti macan, harimau, monyet, jepaplok, gumbingan, babi hutan, dll

3.      Babok ( pawang) orang yang mengendalikan banteng dan buron alas

4.      musik jidor, ketipung dan gamelan.

5.      pendekar yaitu orang yang melakukan kembangan dan pencak silat

6.      sandingan yaitu sesaji kepada banteng dan buron alas.

7.      properti bantengan antara lain pecut (cemeti), pedang, toya, obor, dll

8.      kemenyan dan wangi-wangian (trans/kesurupan)

Kesenian Bantengan yang telah lahir dari warisan leluhur yang agung sejak jaman kerajaan Jawa kuno hingga sampai pada saat ini sesuai dengan kepentingan dan fungsinya masing-masing. Sifat- sifat ini yang disebut dengan fungsi Eksternal dan Internal kebudayaan Bantengan.

Fungsi Ekternal, yaitu fungsi kesenian Bantengan pada masyarakat awam atau pada umumnya sebagai bagian dari kesenian daerah atau tontonan kesenian kebudayaan daerah setempat. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada kegiatan-kegiatan besar daerah atau Negara, antara lain :

1. Perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus

2. Gebyak Bantengan pada tahun baru jawa, yang lebih dikenal dengan Suran

3. Untuk mengarak acara panghargaan atau selamatan, yaitu : Selamatan desa, khitan, nikah, panen, tanam tuwuh ( menabur bibit tanaman ), dsb

Fungsi internal, Fungsi ini biasanya bersifat hiologis spiritual kesenian budaya daerah setempat. Kegiatan ini biasanya ada beberapa bagian penting yang harus dilakukan kelompok kesenian Bantengan tersebut , yaitu antara lain :

Selamatan kesenian Bantengan pada hari-hari tertentu, Upacara pemandian banteng, Upacara pembuatan kepala banteng, Upacara pengisian spirit spiritualisasi pada alat kesenian banteng, khususnya pada kepala bantengan (Satren). Penyempurnaan alat kesenian Bantengan, yang dianggap sudah tidak bisa digunakan lagi untuk acara-acara gebyak Bantengan (biasanya ini dilakukan dengan larungan atau pembakaran, sesuai dengan tata cara daerah setempat).

Jumlah pemain bantengan minimal 16 orang.

 

 

Perkembangan Seni Bantengan

Saati ini perkembangan seni bantengan di Kabupaten Mojokerto berkembang dengan sangat baik, yang dulunya bantengan persebarannya di daerah Pacet, namun saat ini bantengan menyebar di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Mojokerto. Tidak hanya itu nilai-nilai kearifan budaya yang terdapat dalam kesenian bantengan ini berkembang melalui pendidikan formal di sekolah-sekolah. Hampir setiap lembaga sekolah menjadikan bantengan sebagai wahana ekstrakurikuler dan kesenian lokal yang dijadikan pertunjukan saat berkesenian.

Pelaku Kesenian Bantengan

Kesenian bantengan sempat mengalami kemunduran karena kurangnya regenerasi pada pelaku kesenian yang semakin lama semakin sedikit, namun saat ini kekhawatiran dari berbagai pihak menjadikan penyadaran batiniyah bahwa berkesenian saat ini menjadi hal yang membanggakan karena memiliki nilai kearifan yang luhur terkhusus pada bantengan. Pelaku kesenian bantengan saat ini banyak ditekuni oleh generasi muda dan pelajar sehingga kreatifitas dan penyajian lebih baik dan atraktif serta lebih mengutamakan nilai-nilai historis dan keluhuran budaya.

Wilayah Perkembangan Kesenian Bantengan

Data panitia festival seni bantengan 2010

Kecamatan

Persebaran

Jumlah

Kecamatan

persebaran

Jumlah

Kecamatan

Persebaran

Jumlah

Pacet

 

Padusan

1

 

Treceh

1

Trawas

Jaten

1

Made

2

Sajen

1

Tamiajeng

2

Kambengan

1

Mojokembang

1

Kesiman

1

Kesimantengah

1

Podorejo

1

Gemblung

1

Mbara'an

1

Jatirejo

Bleberan

1

Ngoro

Srigading

1

Kuripansari

1

Mrisen

1

 

 

 

Wiyu

1

Randegan

1

Jumlah

Kembang belor

1

Baureno

1

7 Kecamatan

Sukorejo

1

Kutorejo

Kedunggalih

1

33 Desa

Claket

1

Wunut

1

36 kelompok bantengan

Maron

2

Brubuh

1

16 – 30 orang per kelompok

Bendungan jati

1

Gondang

Slawe

1

 

Kemiri

1

Centong

1

 

Ledok

1

Puri

Balong mojo

1

 

 

VISI DAN MISI

Budaya sebagai bentuk identifikasi nyata yang mencerminkan keberadaan sebuah bangsa. Realisasi keduanya sangat kuat, karena ada unsur kepemilikan. Keragaman budaya sebagai kekayaan bangsa yang diartikan sebagai cara sebuah kelompok masyarakat atau komunitas untuk mengungkapkan ekspresi berkebudayaan sesuai kearifan lokal yang dimilikinya.

Dewasa ini, seni budaya semakin mengarah menjadi senjata utama diplomasi internasional antar negara (politik kebudayaan) dan daya potensi pariwisata untuk mendulang ekonomi maupun devisa. Berdampingan dengan ilmu pengetahuan, eksistensi masyarakat dan keragaman seni budaya yang dimiliki menjadi tolak ukur derajat suatu negara di pandangan negara lain.

Pengakuan beberapa produk seni budaya milik Indonesia oleh negara lain adalah akibat dari ketidakmampuan kita untuk menjaga secara aman kepemilikan seni budaya tersebut dan tentunya hal tersebut sangat mengusik harga diri setiap masyarakat Indonesia.

Maka untuk membangun kembali citra Indonesia sebagai jamrud khatulistiwa perlu tindakan nyata, cepat, dan tepat oleh berbagai elemen masyarakat, diantaranya :

1.      sarana dan prasarana yang memadai oleh berbagai pihak terkait untuk pelestarian dan pengembangan budaya dan kebudayaan.

2.      pendidikan, pengarahan, dan aktualisasi ekonomi budaya semakin mendasar terhadap masyarakat.

3.      kesadaran dan dukungan yang tinggi dari berbagai lapisan masyarakat.

 

TUJUAN PENYELENGGARAAN

1.      Menjadikan Mojokerto sebagai daerah wisata kebudaya dengan kebudayaan lokal

2.      Kebudayaan tradisional lokal mampu membangun Mojokerto dan menarik aspek-aspek lain untuk berkembang

3.      Menyajikan penampilan terbaik dari setiap kelompok seni Bantengan se-kab Mojokerto

4.      Membangun kesadaran bersama atas kepemilikan seni budaya tradisional Bantengan di Mojokerto sebagai salah satu aset kekayaan bangsa Indonesia

5.      Menyampaikan pesan edukasi, pengarahan dan aktualisasi ekonomi

6.      Sebagai upaya pelestarian dan pengembangan seni kebudayaan tradisi Indonesia

7.      Sebagai ruang kreatifitas masyarakat pelaku, pencinta, pemerhati seni dan budaya melalui rangkaian kegiatan yang terselenggara dalam festival seni Bantengan 2010

8.      Membangun identitas khusus bagi kabupaten Mojokerto melalui festival bantengan 2010 ini.

Sebagai agenda Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto

 

FESTIVAL SENI BANTENGAN 2010

Rencana Kegiatan

Penyelenggara Kegiatan : DKKM (Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto)

Nama Kegiatan : Festival Seni Bantengan 2010

Tema Kegiatan : Lokal Art Of Mojokerto

Masa Pelaksanaan : 11 – 13 Mei 2010

Tempat Pelaksanaan : Lapangan Sajen Desa Sajen Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

 

Struktur Panitia

 

Penasehat :

 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto (Drs. Affandi Abdul Hadi, SH. Mpd)

 

Koordinator Divisi :

Acara : Roni Yuanto

Humas : Sugeng Hariadi, S.Sos

Publikasi : Agus Supriyadi

Perlengkapan : Ashari Nur

Penanggungjawab I :

 

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Mojokerto (DKKM) (Drs. Eko Edy Susanto, Msi)

 

Penanggungjawab II :

 

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto (Mokhamad Redjo, BA)

 

Keamanan : Amir

P3K : Yusuf Anwar

Dokumentasi : Abdul Rochim S.Pd.

Ketua I Festival :

Mulyadi, M.MPd.

 

Konsumsi : Niayah, S.Pd

Ketua II Festival :

Moedjito

 

 

Sekretaris :

Samsul Arifin

 

 

Bendahara :

Sri Mulyaningsih, SE

 

 

Koordinator Festival :

Suliyat, S.Pd.

 

 

Kreator Event :

Drs. Ec. Djoko Priyono, A.Par, Msi,

 

 

 

 

 

 

RANGKAIAN KEGIATAN

 

1.      Sarasehan Budaya

Sarasehan budaya merupakan narasi kecil tentang kajian budaya tradisi bantengan yang diikuti oleh pelaku, pemerhati, penikmat, pemerintah daerah, dan pariwisata untuk menjadikan kegiatan ini terkomunikasikan dengan baik dan memberikan pengarahan serta penjelasan tentang kesenian maupun acara festival. Kegiatan sarasehan telah terlaksana dengan baik dan mendapatkan apresiasi budaya yang dapat menjadikan seni tradisi bantengan sebagai sebuah kebudayaan lokal dan merupakan kekayaan budaya nasional. Sarasehan budaya diselenggarakan pada :

Hari : Selasa

Tanggal : 20 April 2010

Waktu : 09.00 – 14.00 WIB

Peserta : Perwakilan dari 30 Kelompok seni bantengan, pelajar, guru, pemerhati seni bantengan.

Tempat : Pendopo Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

 

2.      Festival Seni Bantengan 2010

Agenda utama yang ditunggu-tunggu baik oleh kelompok seni bantengan se kabupaten Mojokerto, pecinta seni tradisi, pemerhati budaya, wisatawan lokal maupun oleh masyarakat luas. Dalam festival ini diikuti oleh 24 kelompok bantengan dari berbagai kecamatan yang ada di kabupaten Mojokerto. Banyaknya kelompok yang ikut dalak festival ini tidak terlepas dari tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesenian ini yang pada masa-masa sebelumnya kurang mendapat ruang ekspresi, pelengkap perayaan karnaval agustusan, kurang menarik dan dianggap membahayakan para penonton.

 

Rencana Kegiatan

1.      Acara : Festival Seni Bantengan

2.      Ruang Lingkup : Se- Kabupaten

3.      Hari : Sabtu s/d Senin

4.      Tanggal : 11 s/d 13 Mei 2010

5.      Waktu : 09.00 – 16.00 WIB

6.      Tempat : Lapangan. Desa Sajen Kec. Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur

7.      Konsep : Arena (1 hari 8 kelompok bantengan durasi waktu 30 menit per kelompok)

8.      Peserta : 24 Komunitas bantengan se-Kab Mojokerto

9.      Estimasi Pengunjung : 4.000 massa / hari

 


__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

[ac-i] Undangan: Launching Film Dokumenter "Bali Menantang Masa Depan"

 


Bali sebagai pulau surga wisata baik bagi wisatawan domestik maupun manca negara, semakin hari menghadapi berbagai tantangan. Urbanisasi, konflik sosial, pengaruh global, akan selalu mengancam pulau surga wisata ini. Mampukah Bali menantang masa depan?

 

Didasari konsep Rwa Bhineda yang berarti dalam dunia ini ada gelap dan terang, baik dan buruk yang selalu berdampingan, melalui film Bali Menantang Masa Depan, IGP Wiranegara berkeinginan untuk menampilkan potret masyarakat Bali dengan segala kemajuan dan permasalahannya. Melalui film ini, IGP Wiranegara ingin menampilkan Bali dengan secara jujur apa adanya, gelap terang, agar penonton dapat memandang secara jernih apa yang sebenarnya terjadi di Bali Saat ini.

 

Launching film Bali Menantang Masa Depan akan diikuti dengan diskusi dengan IGP Wiranegara dan beberapa narasumber, berlangsung pada hari Jumat, 14 Mei 2010 bertempat di Danes Art Veranda, Jl. Hayam Wuruk No. 159 Denpasar 80235 pukul 19:00 WITA.

 

*IGP Wiranegara adalah pemenang Piala Citra 2005 kategori Film Dokumentar Terbaik melalui film berjudul "Paku Buwono XII, Berjuang untuk sebuah Eksistensi". Beliau merupakan dosen di Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta dan aktif memberi workshop pelatihan film dokumenter.

 

Contact person: Riri Prabandari (08573 808 8900)

 

 

Danes Art Veranda
Jl. Hayam Wuruk No. 159
Denpasar 80235 Bali Indonesia
P. 62 361 242659
F. 62 361 242588
M. 62 8573 808 9800
E. thegallery@popodanes.com

 


__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

Sunday, May 9, 2010

[ac-i] Fwd: [World Book Day Indonesia] Temu Penulis Muda 15-16 Mei 2010 di Museum Mandiri

 

Forum Indonesia Membaca dan IKAPI Jakarta mengadakan kegiatan Temu Penulis Muda yang merupakan rangkaian acara World Book Day Indonesia 2010 dan Hari Buku Nasional. Kami mengundang para penulis atau calon penulis yang berusia di bawah 30 tahun untuk berkumpul dan saling berbagi demi masa depan dunia perbukuan Indonesia yang lebih baik. 

Salah satu program dalam kegiatan tersebut yaitu Bursa Naskah dan Klinik Penerbitan dimana para calon penulis dapat berkonsultasi mengenai karyanya kepada penerbit maupun agen kepenulisan. Jika kamu berniat menerbitkan buku namun masih memiliki kebimbangan terhadap naskahmu, silakan mengikuti kegiatan ini. Kamu dapat berkonsultasi langsung dengan  penerbit atau agen kepenulisan pada tanggal 15-16 Mei 2010. Atau kamu juga dapat langsung memasukan naskahmu (dalam bentuk cetak, CD, atau USB) ke dalam "Script Drop Box" yang disediakan oleh penerbit atau agen kepenulisan selama kegiatan Temu Penulis Muda berlangsung. 

Kami juga mengundang sekolah untuk berkunjung secara rombongan dalam kegiatan Temu Penulis Muda ini.  Rombongan sekolah Anda dapat memilih program (lihat lampiran susunan acara) yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dan melengkapinya dengan Tour Klinik Penerbitan atau Tour Museum Mandiri. Silakan daftarkan rombongan sekolah Anda ke Nia 02170030093/96 sebelum tanggal 13 Mei 2010 pukul 17.00. Sekolah yang mendaftarkan rombongannya akan mendapat paket buku dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Berikut susunan acara Temu Penulis Muda yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 Mei 2010 di Museum Mandiri - Kota:

 

Sabtu, 15 Mei 2010                         

10.00-16.00         Pameran Foto Kepergok Membaca, Bursa Naskah dan Bazar Buku Mini

10.00-12.00         Kumpul dan Curhat Penulis Muda           

    Pembuka Diskusi: Ria R. Badaria (Pemenang Khatulistiwa Award 2009 kategori Penulis Muda Berbakat | Sundea (Penulis Buku Indie) | Ollie (Penulis Fiksi dan Non Fiksi)

13.00-14.00         Diskusi Buku Cruise On You        

                            Margareta Astaman | Jia Effendi

13.00-16.00         Nonton Bareng Film "Oeroeg": Obrolan Buku "Oeroeg" dan "Burung-Burung Manyar" (Di Ruang Orientasi) oleh GoodReads Indonesia

14.00-16.00         Diskusi The Chronicles Of  Willy Flarkies karya Satrio Wibowo oleh Kurnia Esa

 

Minggu, 16 Mei 2010                     

10.00-16.00         Pameran Foto Kepergok Membaca, Bursa Naskah dan Bazar Buku Mini 

10.00-12.00         Talkshow Bersama Penerbit: "Dicari! Penulis Muda Berbakat"    

                            Yuni (Sygma) | Nita (Kurnia Esa) | Novera Kresnawati (GPU) |Jia Effendie (Penerbit Atria)

12.00-13.00         Penampilan Musik oleh Ajeng

13.00-15.00         Hermesian: Saat Lisan Melangkah, Tulisan Mampu Berlari oleh The Hermes (komunitas Penulisan)

                            Music Bluesummer, Talkshow Karya Hermes: Adriana, Hermes For Charity, Emagz Hermes in Love, Pembacaan Puisi, Pembagian CD E-Magz gratis  

13.00-15.00         Pemutaran Film Winnetou III: Winnetou Gugur (1965) oleh Paguyuban Karl May Indonesia

 

Informasi :

 

Stand | Ade Oktarini (0813 8880 0040)

Acara | Sandi Taruni (0818 0495 6566)

Media| Bayu Bergas (0813 2722 1190)

 

www.worldbookdayindonesia.org

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___

[ac-i] Zona Cergam Indonesia (21-30 Mei 2010)

 

Permisi moderator, hendak nunut memublikasikan acara komik, siapa tahu ada yang berminat.

Salam Budaya,

Di penghujung Mei 2010, (21-30) Komunitas Komik Indonesia didukung oleh manajemen Grand Indonesia, menyelenggarakan sebuah rangkaian acara yang dapat dijadikan tempat berkumpulnya produk-produk komik Indonesia, Merchadise dan silahturahmi para "pelaku"nya.

Silahkan jika ada senggang, luangkan waktu anda untuk hadir dan menyaksikan "kemeriahan komik" lokal nusantara ini.

Beng Rahadian
-----------------------
Berikut jadwal acaranya:

ZONA CERGAM INDONESIA
'Makin Meriah'
Level One, West Mall - GRAND INDONESIA shopping Town
Jl. MH. Thamrin No. 1 Jakarta 10310 - Indonesia

Detail Acara:
Jum'at-Minggu, 21-30 Mei 2010)
Pameran "Hilite Sejarah Komik Indonesia"
Bazaar komik Lokal dan Merchendise unik

Lomba Komik Strip on the spot 'Tersesat di Grand Indonesia'
*pendaftaran di Stand Bazaar Komik
Dapatkan Hadiah Menarik dari Sponsor, pemenang akan diumumkan tanggal 30 Mei 2010

Jum'at, 21 May 2010
19.00 - selesai - Opening Ceremony

Sabtu, 22 May 2010
17.00 - 20.00 - Launching komik Duo Hippo Dinamis "Tersesat di Byzantium" (Trinity-Erastiany-Sheila Rooswitha), Penerbit Bentang & CAB

Selasa-Kamis, 26-27 May 2010
16.00 - 18.00 - Workshop Gratis** 'Membuat Komikmu Sendiri'

Sesi I: Membuat Komik Digital (Aplikasi Handphone)
Bersama MKI (Masyarakat Komik Indonesia)

Sesi II : Membuat Komik Curhat
Bersama Sheila Rooswita (Lala)

**Daftar segera, tempat terbatas. Pendaftaran kirim ke : akademisamali@yahoo.com

Jum'at, 28 May 2010
17.00 - 20.00 - Launching Cergam Kampungan Edisi 2 'Kisah Syereem'

Sabtu, 29 May 2010
17.00 - 20.00 - Launching Majalah Komik On-line http://www.rautan.com/

Minggu, 30 May 2010
17.00 - 19.00 - Launching komik 'eXplora' karya David Tandayu
19.00 - selesai - Ngumbar Kokom (Ngumpul Bareng Komunitas Komik)
"Memelihara Jaringan, Memajukan Komik Lokal"

Acara Ini diselenggarakan oleh:
Grand Indonesia dan Komunitas Komik Indonesia

Dan didukung Oleh:
- CAB
- Akademi Samali "Lima Tahun!"
- Cergam Kampungan
- Cendana Art Media

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___