Friday, July 2, 2010

Bls: [ac-i] Fw: [media-jabar] release Gelar Batik Jabar 2010 & Flyer setrta Undangan Seminar

Kepada Yth,  Wawan Juanda
Republic of Entertainment
Jln.Pajajaran No.80e

Untuk kemudahan publikasi, apakah saya bisa minta untuk dikirim run down kegiatan Gelar Batik Jabar 2010 selama dua hari ini. Teroma kasih atas bantuannya.

Hormat saya,
Retno HY



Dari: mediacare <mediacare@cbn.net.id>
Kepada: mediacare yahoogroups <mediacare@yahoogroups.com>; artculture-indonesia@yahoogroups.com
Terkirim: Jum, 2 Juli, 2010 00:41:13
Judul: [ac-i] Fw: [media-jabar] release Gelar Batik Jabar 2010 & Flyer setrta Undangan Seminar

 

 
Facebook: Radityo Djadjoeri
YM: radityo_dj
Twitter: @mediacare
4sq: http://foursquare. com/user/ mediacare
 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, June 30, 2010 7:15 PM
Subject: [media-jabar] release Gelar Batik Jabar 2010 & Flyer setrta Undangan Seminar [2 Attachments]

 



Salam Budaya,

 

Arena Kultural bekerjasama dengan Dinas KUMKM Jabar, akan menyelenggarakan Gelar Batik Jawa Barat yang salah satu konten acaranya menggelar Seminar Batik Jawa Barat, akan dilaksanakan pada:

           

            Hari/Tanggal: Sabtu, 3 Juli 2010        

            Jam              : 10.00- 12.00 WIB dan 14.00-16.00 WIB

            Tempat         : Ruang Sanggabuana Gedung Sate Bandung


            Sesi Seminar


            Sesi 1 " Batik Ancient Future" Pembicara Ken Atik Djatmiko dan Yanyan Sunarya

   

            Sesi 2 " Batik Kontemporer Jawa Barat" Pembicara Dr. Tetet Cahyati Popo Iskandar, M.Lukman

                        dan Alga Indria.

                       

 

Kami mengundang Bapak/Ibu untuk bisa hadir pada acara tersebut.

Demikian undangan ini kami sampaikan.


kalau acaranya sendiri GELAR BATIK JAWA BARAT 2010, 3-4 JULI 2010,  BELAKANG GEDUNG SATE BANDUNG.
 
Salam
Wawan Juanda
Republic of Entertainment
Jln.Pajajaran No.80e
Tlf/Fax : 022-6038456
Mobile : 0818647391




[ac-i] Di Pulau Pinang yang dikuasai partai China DAP-kampung Melayu digusur seperti di Singapura

 




BERITA UTAMA-UTUSAN MALAYSIA

Kampung Melayu di Pulau Pinang bakal lenyap?


Zaiton Ismail dan suaminya, Abdullah Mat Isa tidak dapat menahan kesedihan ketika membaca notis arahan mengosongkan rumah mereka yang dibina lebih seratus tahun di Kampung Pokok Asam, Jelutong, Pulau Pinang, semalam. - UTUSAN/Zhafaran Nasib


PULAU PINANG 2 Julai - Penduduk Kampung Jalan Pokok Asam, Jelutong di sini berharap ada pertubuhan sedia membantu nasib mereka yang berkemungkinan hilang rumah kerana diambil pemaju.

Salah seorang penduduk, Shima Ismail, 37, berkata, jika masalah sedemikian tidak ditangani, tidak hairan jika pada satu hari nanti tiada lagi perkampungan milik orang Melayu di tengah bandar raya George Town ini.


"Kampung ini adalah antara perkampungan Melayu yang masih ada di bandar ini.

"Janganlah nanti tiada lagi kampung Melayu di George Town kerana semua mereka telah dihalau keluar dari pulau," katanya ketika ditemui di sini semalam.

Kelmarin, kira-kira 200 penduduk asal Kampung Jalan Pokok Asam diusir oleh pemaju.


Pengusiran itu didakwa dibuat oleh pemaju tanpa sebarang perbincangan terlebih dahulu antara kedua-dua pihak.


Difahamkan, tanah kampung berkenaan akan dibangunkan dengan projek kediaman bertingkat dengan kos lebih RM800,000 seunit oleh pemaju yang berpangkalan di Kuala Lumpur.


Menurut Shima, penduduk kampung kini tidak tahu kepada siapa untuk mereka mengadu dan mendapatkan bantuan.


Ini kerana, jelas beliau, wakil rakyat di kawasan itu sendiri dilihat seolah-olah tidak endah dengan nasib yang menimpa mereka.


"Kami ada mengadu kepada Ahli Parlimen Jelutong, Jeff Ooi tetapi tidak mendapat sebarang reaksi daripadanya.


"Kami hubungi dia semalam, tapi dia tidak dapat hadir meninjau masalah ini kerana berada di Parlimen," ujarnya.


TAJUK-TAJUK BERITA LAIN:
• Pilih kontraktor berkualiti - PM
• PKR lindungi Raja Petra?
• Kampung Melayu di Pulau Pinang bakal lenyap?
• JKM ambil alih urus Rumah Titian Kasih
• Percepat transformasi dalam UMNO - TPM

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

[ac-i] Acara Kerjasama PENA-GAPENA

 

Nasional-BERITA HARIAN

Malam Tangisan Gaza kecam kezaliman Zionis
Oleh Nazmi Yaakub

2010/07/03

15 penyair tanah air simpati penderitaan rakyat Palestin

KUALA LUMPUR: Kira-kira 15 penyair tanah air meluahkan kemarahan terhadap kekejaman Israel terhadap Palestin dalam bentuk deklamasi puisi dan lagu puisi pada Malam Puisi PENA: Malam Tangisan Gaza, di Rumah Persatuan Penulis Nasional Malaysia (PENA) di sini, malam tadi.

Puisi protes kezaliman rejim Zionis itu ke atas rakyat Palestin, terutama di Gaza, termasuk isu misi bantuan kemanusiaan dibacakan Penerima Anugerah Sasterawan Negeri Melaka 2009, Mokhtar Yasin yang mendeklamasikan puisi Rayuan Warga Bumi.
art

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___

[ac-i] Kegelisahan Penulis TAMASYA KE MASJID

 

KEGELIHAN JAYA KOMARUDIN CHOIC,

PENULIS BUKU "TAMASYA KE MASJID"

Putaran sepak bola piala dunia sudah mendekati semifinal. Saya sempat hadir menyaksikan pertandingan Brazil VS Holland sambil menanti waktu azan maghrib, waktu Emirat. Di komplek Ruwais, tepian Rub Al khali, di taman-taman yang hijau didirikan tenda-tenda besar yang biasa digunakan untuk kongkow-kongkow para pekerja di sekitar kompleks. Tenda-tenda ini lazimnya didirikan saat menjelang Ramadhan dan bertahan hingga Ramadhan usai. Namun saat ini bertepatan dengan piala dunia, tenda-tenda didirikan lebih awal.

Menikmati sajian pertandingan saya merasakan aroma gundah masing-masing pecinta sepakbola. Ada yang mendukung Brazil dan berahrap menjadi piala dunia kembali. Sebagian ada yang berkelompok mendukung Holland walaupun baru kenal van Persie di menit-menit terakhir saja . Tidak ada yang bisa menjelaskan secara matematik kah atau kimia kah..bagaimana rasa subjektivitas ini ditentukan sehingga kemudian kegelisahan menjelma tanpa sebab. Saya sendiri merasakan kegelisahan namun berbeda wajannya.

Hingga pertandingan usai, Holland memenangkan permainan. Penonton bubar namun kegelisahan melekat kepada sebagian pendukung Brazil. Lazimnya seseorang gelisah karena ada kepentingan yang terkait atau minimal ia terikat dengan sesuatu itu. Seperti kegelisahan yang saya rasakan. Sejak permainan dimulai kemudian kami tinggalkan untuk solat maghrib berjamaah saya dihantui kegelisahan. Bukan..! Bukan..! bukan pada hasil pertandingan Brazil atau Holland yang mantan penjajah negeri yang Si Pitung pun (gak) bisa bangkit dari kubur jika tahu Holland juara dunia. Bukan karena gol bunuh diri pemain belakang Brazil yang saya sesali...kegelisahan karena jasad saya terpasung ribuan kilometer untuk sebuah perhelatan Sabtu  3 Juli, Pukul 13.00 – 15.00 WIB di Pesta Buku Jakata, Istora Senayan Jakarta.

Saya mencoba realistis dalam hidup. Suka dan duka saya nikmati sebagian bagian dari nikmat Allah. Esok bagi saya adalah sebuah momen yang berharga untuk saya dan juga berharap untuk masyarakat Indonesia, Jakarta-banten dan debotabek khususnya. Karena sejak tanggal 2 Juli harin ini hingga tanggal 11 nanti perhelatan Pesta Buku Jakarta ramai dikunjungi. Diantara rangkaian acara terselip sebuah peluncuran buku..sebuah memoar..sebuah karya manusia biasa yang berusaha merevolusi pandangan dirinya terhadap nilai-nilai Ilahiyah yang diyakininya.

TAMASYA KE MASJID [Gong Publishing], buku saya yang pertama. Buku yang lahir setelah menyelesaikan perjalanan berpuluh-puluh tahun..menyebrangi samudera..merasakan getirnya terpisah sanak-saudara..anak dan isteri..terlekang karena panas dan kepulan pepasir yang mengepul menaburkan aura fatamorgana..terjerang rasa rindu yang memang begitu pilu sampai tulang sumsum terasa membeku. Kaki-kaki ini tetap harus diayunkan sekalipun teriakan GOLLL...! membahana diwaktu-waktu solat. namun sebuah perjalanan Tamasya memilah mana yang akan membahagiakan kita kelak dan mana yang tidak..

Sahabat, rasanya ingin terbang ke Jakarta malam ini dan duduk di depan para hadirin yang merindukan pertemuan untuk melihat wajah Rabb-nya. Mereka bukan massa yang saya kerahkan atau saya bayar seperti demo-demo pornografi dan korupsi. Mereka juga mungkin bukan famili yang sengaja saya datangi..tapi saya mempunyai seititik asa bahwa mereka yang hadir adalah mereka yang hatinya tiba-tiba merasa berbunga dan digugah rasa untuk tahu lebih jauh saat mendengar kata-kata TAMASYA KE MASJID digaungkan.

Kita sama-sama sudah lelah dengan kehidupan yang kian trasa gersang..tak ada tempat untuk untuk menyelisik kembali rangkaian perjalanan yang entah sudah sampai dimana. Semakin jauhkah atau tetap pada jalan-Nya. Saya ingin berbagi kepada mereka..yang merindukan masjid sebagai tempat 'berteduh' dari semua kepalsuan dan permainan kehidupan ini. Sementara waktu semakin cepat berlari..maut sudah sayupsayup terdengar memanggil. maka hendak kemana kita menuju..?

Di tepian gurun yang konon 'terkeras' di dunia. Saya hanya memandang pekatnya malam, menangkap angin dan menuliskan sebuah pesan kepada setiap hamba yang ada di Jakarta, Banten, Bogor dan sekitarnya..kepada mereka yang menerima titipan surat cinta dari Sang Rabb kiranya bisa turut serta dalam peluncuran buku TAMASYA KE MASJID, di Ruang Anggrek, Pesta Buku Jakarta, Istora Senayan Jakarta, pukul 13.00 – 15.00 WIB dengan pembicara Ustadz Abdul Azis Abdur Rauf Al Hafidz, Lc, seorang yang insya Allah dimuliakan Tuhan karena menjaga kalam-Nya dan Langlang Randhawa, relawan Rumah Dunia lulusan IAIN Serang. Semoga Allah yang Maha pencinta..menggerakkan hati para hamba-hamba yang ingin menjadikan masjid sebagai tempat 'berteduh' dari 'gersangnya' kehidupan.. (*)

Rub Al Khali, Tepian Teluk Persia
Jaya Komarudin Cholik,
Penulis memoar Tamasya Ke Masjid


__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___

Re: [ac-i] Pelukis I Dewa Putu Mokoh (Pengosekan) Meninggal Dunia

 

turut berduka cita, atas berpulangnya salah satu seniman penting dalam perkembangan seni lukis Bali, semoga almarhum diterima sesuai dengan amal baktinya

yoga


From: Warga Ubud <warga.ubud@gmail.com>
To: artculture-indonesia@yahoogroups.com
Sent: Fri, July 2, 2010 6:38:13 AM
Subject: [ac-i] Pelukis I Dewa Putu Mokoh (Pengosekan) Meninggal Dunia

 

Kabar duka,

Telah meninggal dunia salah seorang pelukis terkemuka Bali, I Dewa Putu Mokoh, asal Desa Pengosekan, Ubud. Beliau wafat pada hari Sabtu 26 Juni 2010 di rumahnya, seminggu setelah kembali dari Rumah Sakit BaliMed Denpasar. Beliau sempat dirawat di rumah sakit tersebut selama dua bulan karena gagal ginjal dan komplikasi penyakit lainnya akibat usia yang sudah uzur (78 tahun). Jenazahnya telah dikremasi pada keesokan harinya (Minggu 27 Juni 2010). Sementara pe-ngaben-nya sendiri akan dilaksanakan pada 23 Juli 2010 secara massal.

Mokoh adalah seorang pelukis yang terkenal dengan gaya erotis-humorisnya yang unik. Beliau berguru kepada pamannya, I Gusti Ketut Kobot, salah seorang seniman Pita Maha. Mokoh sempat berpameran tunggal di Fukuoka Asian Art Museum, Jepang pada tahun 1995. Baru-baru ini karyanya juga pernah menjadi sampul majalah seni rupa dari Jakarta, "VisualArts" edisi no. 34, Desember 2009 - Januari 2010.

Telepon rumah beliau: 0361 975 632.



Warga Ubud
"Save Our Ubud. Say No to Museum of Marketing in Ubud...!"


__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___

[ac-i] Delapan Gokil dari Puluhan

 

Delapan Gokil dari Puluhan
Friday, 02 July 2010
Image
Cover buku Para Gokil karya DeGokil
Sengaja, tidak cepat bercerita tentang buku komik Para Gokil di sini, untuk memberi kesempatan pembaca mengulasnya. Selain sudah ada ulasaan di penerbitnya ada juga dari pembaca, misalnya Tinton. Itu beberapa ulasan panjang yang pernah saya baca... Delapan karya gokil ini ini dikumpulkan PragatComic dengan kreatifitas KCH. Hanya delapan yang terkumpul dari puluhan atau bahkan ratusan karya komik humor yang beredar di internet. Ada komikusnya ikut karena diundang, bahkan sampai ada yang tidak sengaja ikut. Hal yang spontan memang sepertinya perlu ada untuk cerita gokil. Komik-komik humor terus bertambah... Ternyata komikus yang membuat genre ini sangat banyak sekali. Bisa ditemui di web, blog, dan fesbuk. Kendala untuk menyatukannya adalah formatnya, kebanyakan adalah komik strip yang diperuntukan untuk web dan koran. Bisa saja, siy, dibukukan, kayak Benny & Mice atau Lotif, dengan format memanjang. Tapi alangkah baiknya kalau awal membuat komik itu dibuat bebas, misalnya seperti membuat storyboard, satu panel di kertas A5. Jadi nantinya bisa diformat ke media apa pun bisa masuk, tinggal disusun ulang saja. Komik humor, kebanyakan adalah komik pendek. Selain lebih mudah membuatnya, sangat menghibur, dan pesan yang dikomunikasikan pun langsung masuk, tidak bertele-tele seperti pada komik yang ceritanya lebih panjang. Semoga para pelawak visual ini semakin banyak, dan ada yang bisa membentuk wadah komikus dengan genre humor, sehingga bisa diperbaiki kualitas gokilnya. Atau bikin pamerannya, mungkin? Selamat bergokil ria. Jangan lupa beli buku Para Gokil. Dan nantikan aksi Para Gokil berikutnya. Insya Allah...


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penebas Pendekar X E-mail
Thursday, 01 July 2010
Image
Cover mobile comic Pendekar X volume ke 12
Ternyata tidak mudah bagi pangeran Indrajati untuk bisa menerobos istana pangeran Wirya, sang kakak. Selain penjagaan parjurit, anjing penjaga, dan tentunya kesaktian sang kakak yang lalim kemungkinan bisa mendeteksi aksi pangeran Indrajati yang menerobos ketatnya penjagaan malam itu... Apakah Pendekar X berhasil melalui semua rintangan tadi? Bagi pengguna Indosat, Telkomsel, dan XL bisa langsung mengakses katalognya secara gratis melalui hape, alamatnya ada di: http://wap.keren.mobi/komik/comiccatalog.php. Atau pelanggan Indosat bisa mengetik sms REG KOMIK kirim ke 6767. Dan bisa juga untuk pelanggan Telkomsel dengan mengakses di *268# pilih 3 pilih 5 pilih 7.


Terima kasih
 
ahmadzeni

http://pragatcomic.com/new/images/banners/masterheadmix.jpg
Bersenang-senang dengan komik...
Di www.PragatComic.com
Info Prakarya & Cergam


__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___

Re: [ac-i] Mencari Penerbit

 

Salam,
Silahkan hubungi Bapak Sapardi Djoko Damono (08889050203) -  kompleks UI Situgintung, Ciputat atau sdr.Bambang Budjono (tel. 021.7891689). Semoga sukses, toeti k.
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, June 30, 2010 7:19 PM
Subject: [ac-i] Mencari Penerbit

 

Saya sedang mencari penerbit yang mau menerbitkan naskah soal seni,sejarah,dan budaya Indonesia. Naskah saya berjudul "Hiburan masa Lalu dan Tradisi Lokal" berisi 25 artikel yang pernah dipublish di berbagai media, seperti Kompas Jawa Barat dan majalah Gong. Adakah teman-teman yang mempunyai informasi? Terima kasih.

Salam.

Fandy Hutari.

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___