Sunday, September 26, 2010

[ac-i] Mencari Ksempurnaan Hidup di Candi Borobudur

 

Mencari Kesempurnaan Hidup di Candi Borobudur
 
Sebanyak 28 warga negara asing melakukan laku spiritual mengelilingi pohon bodhi di halaman Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (18/9/2010) lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih kepekaan, merespons energi dari alam lingkungan sekitar.
Minggu, 26/9/2010 | 13:12 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com - Bettina Casimir-Clark (50), menyeka air mata bahagia yang tak dapat dibendungnya. Baginya, bermeditasi di Candi Borobudur mendatangkan kebahagiaan, mengikuti makna dari tingkatan lantai yang baru saja diinjaknya, Arupadhatu, yang berarti "selangkah lagi menuju surga".

Saat bermeditasi sekitar 10 menit, warga negara Jerman yang kini tinggal di New York, Amerika Serikat, ini mengaku dapat merasakan dirinya menyatu dengan alam. Dalam penyatuan itulah ia dapat merasakan energi positif dari candi.

"Benda-benda yang ada di alam tidak pernah mengeluarkan energi negatif. Di Candi Borobudur, saya merasakan energi positif berupa energi cinta yang menggelora begitu kuatnya," ujar wanita yang sehari-hari bekerja sebagai psycho therapist ini.

Candi Borobudur terdiri atas empat tingkatan, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, Arupadhatu, dan Arupa, yang masing-masing menjadi simbol tahapan kehidupan manusia. Arupadhatu, sebagai salah satunya, adalah simbol kondisi manusia yang sudah terbebas dari segala nafsu, bentuk, dan rupa.

Sesuai dengan simbol itu, Bettina pun mengaku tidak lagi merasakan emosi, rasa perasaan yang berlebihan. Seluruh jiwa dan pikirannya hanya terfokus pada relasi antara dirinya dan candi.

Ikatan spiritual
Kekuatan energi serupa juga pernah dirasakan 28 warga asing di bawah pimpinan seniman perupa Toni Kanwa. Dengan adanya kekuatan besar dari candi, mereka pun meyakini, energi itu juga tersebar di seluruh benda lain di lingkungan candi, seperti pohon bodhi, kelapa hijau, dan rerumputan. Keseluruhan lingkungan candi dianggap sakral dan berkekuatan agung.

Priyoto, pemilik Penginapan Lotus I di Jalan Medangkamulan, Kecamatan Borobudur, mengatakan, ikatan spiritual Candi Borobudur dengan wisatawan asing, terutama mereka yang berasal dari Eropa dan Amerika, sudah ada sejak lama. Laku spiritual biasanya dijalankan dengan rutin bermeditasi dan melakukan pradaksina, berjalan mengelilingi Candi Borobudur.

Meditasi dilakukan dengan berbagai cara. Ketika ingin bermeditasi saat malam hari dan tak bisa memasuki candi, meditasi cukup dilakukan di atas atap Penginapan Lotus. "Mereka biasanya berkonsentrasi dengan memandang Candi Borobudur dari kejauhan," ujarnya.

Meditasi ini kerap dilakukan para pengunjung yang berusia di atas 40 tahun. Selain Buddha, ritual ini juga dilakukan mereka yang memiliki beragam agama lain. Meditasi ini dilakukan sebagai ritual untuk menenangkan jiwa dan bukan menjadi salah satu kegiatan keagamaan.

Tamu-tamu Penginapan Lotus yang sudah pernah melakukan ritual ini, mengungkapkan bahwa meditasi di Candi Borobudur mendatangkan kekuatan yang luar biasa. "Energi yang didapat, menurut mereka, akan terus terasa setiap hari yang kemudian berdampak membawa ketenangan jiwa dan pencerahan pikiran dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ikatan batin yang demikian kuat antara candi dan manusia, menurut Priyoto, pernah dilihatnya dari pengalaman seorang warga negara Kanada yang menjadi tamu penginapannya. Sang tamu bercerita bahwa dia mendapatkan wasiat dari ibunya sebelum meninggal, bahwa abu kremasi si ibu harus dibuang ke candi. Hal ini terjadi karena ibu tamu tersebut memang sudah beberapa kali datang dan berdoa di Candi Borobudur.

Mengacu pada pengalaman tersebut, Priyoto meyakini Candi Borobudur bukanlah bangunan mati. Candi ini adalah monumen hidup, yang terus-menerus memberikan pengaruh dan energi spiritual yang tak ada habisnya bagi siapa saja yang peka untuk menangkapnya.

Setidaknya bagi kita yang tidak memiliki keahlian spiritual, Candi Borobudur tetap berupaya memberikan energi kebaikan dengan memberikan arahan dan petunjuk kehidupan dalam relief-relief cerita di dinding candi. Jika itu dipelajari secara mendalam, arahan itu akan memberikan energi positif yang tak kalah membara.

(Regina Rukmorini/M Burhanudin)

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___

Saturday, September 25, 2010

[ac-i] Pelangi Sastra Malang [on stage] # 4

 

Pelangi Sastra Malang [on stage] # 4

"Pembacaan Surat-surat Bimo Petrus dan Diskusi Sastra"

tema diskusi:
"Catatan Perlawanan, Sastra Perlawanan"

Narasumber:
- Tengsoe Cahyono
- D.T Utomo Rahardjo [bersama ibu G. Misiati]
- Pradana Boy ZTF.

host : Grace Mamahit
moderator: Denny Mizhar

Sabtu, 25 september 2010
pukul, 19.00 - 21.00
di Lobby Perpustakaan Kota Malang
Jl. Ijen no.30A. Malang



"... Mungkin aku adalah satu di antara seribu anak negeri yang disusui oleh caci maki. Dibesarkan dalam kandang sapi, diasuh oleh mantri. Karena aku anak-anak zaman, zaman di mana hati nurani hanyalah robot tanpa gigi." (Bimpet; potongan kalimat yg ditorehkan di kaos seragam olahraga SMP-nya)

CP:
Ragil Sukriwul 081 70 3233870







Sebagai orangtua, saya sangat terenyuh mendengar sejumlah aktivis hilang.
Ternyata kini kami tidak lagi sekedar mendengar, tapi kami mengalami
sendiri kehilangan kontak dengan anak kami, Petrus Bima Anugerah.
Ini betul-betul di luar kebiasaannya. Sebab, sejak banyak aktivis
hilang, Bima selalu mengirim kabar setiap hari lewat pager saudaranya di
Jakarta. Belum pernah seharipun, dia tidak memberi kabar.
Tapi sejak Selasa, 31 Maret 1998 tidak ada kabar dan diapun tidak pulang
ke rumah sejak hari itu hingga detik ini.

Adapun identitas anak kami sebagai berikut:

Nama lengkap : Petrus Bima Anugerah
Alamat :
Jl. R. Tumenggung Suryo II/20
Malang 65123 Jawa Timur

Agama : Katolik
Tempat & tanggal lahir: Malang, 24 September 1973
Status : Belum kawin
Pendidikan : Mahasiswa STF Driyarkara, Jakarta
Aktivitas : Pernah di PRD (Partai Rakyat Demokratik)
Tinggi badan : Sekitar 170 Cm
Berat badan : Sekitar 60 Kg
Ciri-ciri : Kulit kuning langsat, rambut sedikit pendek,
ada tahi lalat di sudut luar mata kanannya.


Demikian surat laporan kami dan sudilah kiranya Bapak menanggapinya
serta memberitahukan keberadaan anak kami saat ini.
Akhirnya kami mengucapkan berlimpah terima kasih atas bantuannya dan
mohon maaf.


Hormat kami,

D.T. Utomo Rahardjo

Sumber:

http://id.88db.com/Pribadi-Personal/Kehilangan-Temuan/ad-89951/






__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.

.

__,_._,___

Thursday, September 23, 2010

[ac-i] BACA PUISI & DISKUSI SASTRA "Menyoal Birokratisasi Sastra Jatim" di NGAWI

 

BACA PUISI & DISKUSI SASTRA

Tema "Menyoal Birokratisasi Sastra Jatim"

hari jumat, 24 sept jam 19.30

di MAN Ngawi jl. Jekitut 688

NGAWI



Bersama W. Hariyanto (Surabaya-Blitar), A.F Tuasikal (Mojokerto), Komunitas Sastra Lentera (Mojokerto)



CP:

KUSPRIHYANTO NAMMA

teater magnit

0857 90 217124



W. HARYANTO, lahir di Surabaya 1972. Penyair, eseis, dan banyak terlibat dalam pelbagai aktivitas seni, menulis puisi, esei, naskah drama, sebagai Komite Sastra Dewan Kesenian Kabupaten Blitar, sebagai Pembina di UKM Teater MataAngin Unair, sebagai pengurus Forum Sastra Bersama Surabaya dan lembaga penerbitan Dewan Sastra Jawa Timur. Puisi-puisinya terpublikasikan di berbagai media massa, Jurnal KALAM, Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Jawa Pos, Surabaya Pos, Surabaya News, dll. Juga termuat dalam sejumlah buku, Birahi Hujan (Dewan Kesenian Jakarta, 2004), Manifesto Surrealisme (Galah Yogya, 1998), Manifesto Iluisionisme (Dinas Pariwisata Jawa Timur, 2009), Luka Waktu (Taman Budaya Jawa Timur, 1998), Memo Putih (Dewan Kesenian Jawa Timur, 2000), Hijau Kelon dan Puisi 2002 (Kompas, 2002), Dian Sastro for President (Insist Yogya, 2005). Buku antologi tunggalnya, Labirin dari Mata Mayat (Dewan Kesenian Jawa Timur, 2002). Sejak tahun 2003, menyunting buku-buku penyair muda Jawa Timur, Permohonan Hijau (Festival Seni Surabaya, 2003), Antologi Penyair Jawa Timur 2004 (Festival Seni Surabaya, 2004), Kepada Mereka yang Katanya Dekat Tuhan (antologi penyair mutakhir Jawa Timur, 2007), Pasar yang Terjadi Pada Malam Hari (antologi penyair mutakhir Jawa Timur, 2008).  

Beralamat: Ngagel Baru 3/16 Surabaya, Jalan Dieng 18 Blitar,

e-mail: w_ngagel@yahoo.com, w.ngagel@gmail.com





af. tuasikal


nama lengkap ahmad farid tuasikal, lahir di mojokerto, tepatnya di sebuah desa bernama desa terusan. 24 oktober 1984. sarjana lulusan stkip pgri sidoarjo jurusan bahasa inggris ini, puisi-puisinya termuat di surat kabar lokal dan nasional. Dan termuat juga dalam antologi bersama seperti; malsasa (malam sastra surabaya), 2005, 2007, 2009. antologi penyair mutakhir jilid iii dewan sastra jatim, antologi 15 penyair jatim "manifesto illusionisme", antologi candhi penyair se-sidoarjo, antologi pesta penyair dkjt. Sedangkan antologi tunggalnya "sepenggal puisi" yang memuat dua kumpulan puisi senyum rel kian jauh dan suara-suara surga. termuat juga dalam majalah media terbitan dinas pendidikan provinsi jawa timur. membaca puisi di berbagai kota dalam even-even sastra. aktif dalam komunitas sastra sinji dan forum sastra bersama surabaya. selain itu anak alumni stm raden patah ini juga bergiat di komunitas forcadstra (forum cangkruk dzikir dan sastra) desa terusan mojokerto.


beralamat di af.tuasikal@gmail.com




__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___

[ac-i] [BUKU INCARAN] Rileks Karena Buku

 

[BUKU INCARAN]

Rileks Karena Buku
---Anwar Holid

Pada Rabu, 22 September 2010 sebelum ke Mizan untuk menyerahkan kerjaan yang
sudah lama sekali terbengkalai, aku dapat sms dari mas Rinto di GPU Bandung,
"mas, kalau kebetulan ke luar, silakan mampir ke gpu. ada titipan buku dari mas
dwi helly."

Pagi itu Bandung cerah. Di Mizan aku menyerahkan pekerjaan ke Ibeq, setelah
beberapa menit sebelumnya ngobrol ini-itu soal dunia penerbitan. Kemudian ketemu
Dwi, disambung ngobrol mengenai dunia tulis-menulis dengan mas Hernowo. Dia
banyak membahas soal ide, cara mengungkapkan pikiran sebagaimana maksud penulis,
persoalan copy-paste, juga bagaimana mengelaborasi pemikiran. Di Mizan aku
mendapat edisi revisi You Are A Leader! (Arvan Pradiansyah), padahal aku
sekarang sedang terus mengumpulkan ide dan energi untuk menggali isi dari buku
terbarunya, You Are Not Alone (Elex Media, 2010, 252 hal.)

Pulang dari Mizan kepalaku mulai terasa pening. Tengah hari terasa sangat terik,
sebentar duduk di angkot aku tertidur, dan sampai di Cicaheum mendapati Bandung
sudah basah diguyur hujan yang entah kapan turun. Jelas ketika aku tidur ia
cepat-cepat muncul dan menyisakan gerimisnya sepanjang jalan aku menuju kantor
GPU di Grha Kompas-Gramedia di jalan Riau (R.E. Martadinata). Sepanjang jalan
dari Cicaheum ke Riau macet, mungkin ditambah karena Persib mau menundukkan
lawan di Stadion Siliwangi. Kepalaku tambah berat ketika sampai di kantor GPU,
tapi keramahan mas Rinto membuatku berusaha mengabaikannya. Aku tahu ini
merupakan gejala alamiah yang kadang-kadang terjadi bila aku bepergian agak lama
di tengah lalu lintas yang macet dan penuh polusi.

"Ini mas, ada novel Only a Girl karya Lian Gouw. Sudah ditandatangani penulisnya
khusus untuk mas," begitu kata mas Rinto. Lian Gouw menandatangani buku itu pada
20 Mei 2010. Wah, begitu perhatiannya. "Novel ini akan terbit dalam
minggu-minggu ini, kemudian kami akan mengadakan launching di Jakarta dan
Bandung. Rencananya, di Bandung novel ini akan dibahas pak Remy Silado yang tahu
banyak soal sejarah dan mengenal Bandung luar-dalam." Setting awal Only a Girl
terjadi di Bandung tahun 1932; bahkan covernya pun menggunakan siluet gunung
Tangkuban Parahu. Lian Gouw dulu tinggal di sini sebelum pindah sekeluarga ke
Amerika Serikat. Meski bahasa ibunya ialah Belanda, dia akhirnya belajar menulis
dalam bahasa Inggris dan karyanya dimuat media negeri Abang Sam itu, di
antaranya dalam SF Writers Conference.

Dari GPU aku menuju Rumah Buku/Kinerukuuntuk menyiapkan acara yang aku siapkan
untuk besok; tapi kepalaku tambah tegang. Untung bayangan bahwa aku akan segera
bisa menikmati segelas kopi tetap membuatku semangat. Maka begitu menyimpan tas
di locker, aku segera shalat, kemudian minta izin bikin kopi. Cuaca tambah
dingin, meski sapuan hujan mulai lenyap. Karena nama Lian Gouw di sini aku jadi
sedikit ngobrol dengan Joedith tentang keluarga-keluarga keturunan Cina.
Menyeruput sedikit demi sedikit segelas kopi sambil buka-buka di sana
betul-betul mampu mengurangi pening di kepalaku. Maka ketika sampai di depan
pintu rumah, rasanya aku sudah lepas dari gejala kambuhan itu.

"Ayah, bawa hadiah apa?" sergah Ilalang sambil membukakan pintu. "Tuh, tadi aku
beli lumpia kering di Cicaheum." Kemarin waktu puasa aku mendapati ternyata kami
suka lumpia kering dan satu toples makanan itu sudah habis menjelang Lebaran
lalu. "Ada buku kiriman dari Dinyah Latuconsina," tambah Ilalang. Buku itu ialah
Nietzsche: Syahwat Keabadian, sebuah buku puisi karya Nietzsche terjemahan Agus
R. Sarjono & Berthold Damshauser. Paket untukku biasanya langsung dia buka.
Mungkin anak-anakku menyangka mereka bisa menemukan harta karun dalam bingkisan
itu.

Jadi dalam sehari itu aku mendapat tiga buku. Aku memegang-megang ketiganya
dengan perasaan rileks sempurna. Ini sekilas info untuk mengenalkan mereka pada
Anda:

1/ You Are A Leader! karya Arvan Pradiansyah (Kaifa, 2010, 347 hal.) Harga:
Rp.69.000,-

Buku ini merupakan edisi baru (revisi) setelah sukses dicetak ulang sebanyak
sepuluh kali sejak pertama kali terbit pada tahun 2003. Apa saja revisinya?
Tentu saja berbagai materi yang sangat kontekstual dengan kondisi manajemen
perusahaan dan industri zaman sekarang, misalnya membahas knowledge management,
visi organisasi di masa depan, maupun kepemimpinan yang hebat di zaman sekarang
itu seperti apa.

Premis buku Arvan ini kuat, yaitu keyakinan bahwa setiap orang itu memiliki
bakat terbesar dalam dirinya, yaitu "setiap orang adalah pemimpin." Bagaimana
cara agar potensi itu muncul? Dengan membangunkan orang untuk menggunakan
potensi utamanya, yaitu kekuatan memilih.

Arvan Pradiansyah ialah seorang ahli sumber daya manusia sekaligus pembicara
publik dan penulis di beberapa media bisnis, di antaranya SWA dan Bisnis
Indonesia. Buku-bukunya juga diterima dengan baik oleh pembaca.

Link terkait: http://www.mizan.com

2/ Only a Girl karya Lian Gouw (American Publishing, 2009, 295 hal.) Harga:
US$27.95

Edisi Indonesia novel ini sebentar lagi akan diterbitkan GPU. Lian Gouw lahir di
Jakarta, tumbuh di Bandung, kini tinggal di Amerika Serikat. Only a Girl
menceritakan tiga generasi perempuan Cina yang berusaha mempertahankan identitas
di tengah perubahan situasi sosial-politik yang mereka alami secara drastik dari
zamam penjajahan Belanda di Indonesia, invasi Jepang, dan Revolusi
Indonesia---ditambah pengaruh Perang Dunia II.

Dari keluarga Cina totok, mereka mendapat pengaruh budaya dan adat Belanda
maupun Barat. Begitu Belanda tersingkir dari Indonesia dan Indonesia merdeka,
mereka sadar bahwa kebiasaan dan pandangan itu tak bisa lagi diterima, bahkan
dikata-katai sebagai "buangan anjing peliharaan Belanda." Bagaimana mereka
menghadapi situasi seperti itu?

Link terkait:
http://www.amazon.com/Only-Girl-Lian-Gouw/dp/1607493977/ref=cm_cr_pr_product_top

3/ Nietzsche: Syahwat Keabadian karya Agus R. Sarjono & Berthold Damshauser
(editor), (Komodo Books, 2010, 192 hal.)

Buku ini merupakan "Seri Puisi Jerman VI" hasil kerja sama dengan
Goethe-Institut Jakarta, berisi dwi bahasa Jerman dan Indonesia kumpulan puisi
Friedrich Nietzsche (oh, harus jeli banget menulis namanya!)

Semua peminat budaya-seni-filsafat sudah tahu siapa Nietzsche dan apa
pengaruhnya bagi dunia pemikiran dan masyarakat hingga di zaman posmodern ini.
Jadi kita tinggal membaca lagi dan merasakan apa pemberontakannya terhadap
norma-norma usang di dunia ini masih punya getaran atau tetap susah diakses?
Puisi tersebut antara lain berasal dari buku "Kepada Tuhan yang Tak Dikenal
(1858 - 1877), Sabda sang Bijaksana (1882), Yang Kelak Terdesak Banyak Berkabar
(1882 - 188), Nyanyian Zarathustra (1883 - 1885), Cuma Pandir! Cuma Penyair!
(1882 - 1888).

Bila buku ini sudah tidak tersedia di toko buku, Anda bisa menemukannya di
perpustakaan Goethe-Institut Jakarta dan Bandung.

Link terkait: http://www.goethe.de/jakarta.[]

Anwar Holid bekerja sebagai penulis & editor. Buku barunya ialah Keep Your Hand
Moving (GPU, 2010). Blogger @ http://halamanganjil.blogspot.com.

KONTAK: wartax@yahoo.com | HP: 085721511193 | Panorama II No. 26 B Bandung
40141.

Copyright © 2009 oleh Anwar Holid

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

.

__,_._,___

Tuesday, September 21, 2010

[ac-i] Pemberitahuan: Perubahan Jadwal dan Tempat Workshop Esai Foto "Cerita Dari Jalan

 

PEMBERITAHUAN

Sehubungan satu dan lain hal maka kami, Panitia Workshop Foto Esai dengan tema "CERITA DARI JALAN" AJIB, memberitahukan bahwa waktu PENDAFTARAN bagi CALON PESERTA diundur menjadi paling lambat 4 Oktober 2010 dengan biaya REGISTRASI yang tidak berubah yaitu Rp. 235.000/peserta.

FORMULIR bagi CALON PESERTA dapat mengunduhnya di http://beritaseni.com/ dan mengirimkan kembali formulir dan bukti transfer biaya registrasi dalam bentuk file scan ke alamat e-mail: jelekong@gmail.com dan komsefoto@gmail.com.

Tempat pelaksanaan Workshop juga pindah ke Sekretariat AJI Bandung, yaitu ke Jalan Tubagus Ismail Raya No. 40 (Lt.2) Bandung.

Silahkan baca terlebih dahulu informasinya di:
http://beritaseni.com/2010/08/aji-bandung-gelar-workshop-foto-esai/
dan http://www.facebook.com/event.php?eid=151266701551669 dalam akun facebook Argus TheCurator.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih.

Salam,
Argus Firmansah
Koord. Panitia
081802109157

__._,_.___
Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.

.

__,_._,___

[ac-i] pameran besar senirupa tradisi batuan,mas, ubud dan senirupa kontemporer [2 Attachments]

 
[Attachment(s) from I Wayan Gede Susana included below]

Himpunan Seniman Gianyar bekerjasama dengan Sahadewa galery Batuan dan Krisna

galery Mas,Ubud mengundang Bapak/Ibu dan Saudara/Saudari dalam pameran besar
Senirupa Batuan, Mas, Ubud dan senirupa Kontemporer yang bertajuk " EXOTICA
BALI".

Pameran akan di buka oleh Bapak JUSUF WANANDI (kolektor) 2 OKTOBER 2010
(sabtu)JAM 17.00 wib yang diikuti lebih dari 100 seniman Gianyar, Bali.
Pameran berlangsung dari tgl 2 oktober 2010 ----9 oktober 2010. di
Galeri CIPTA II Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya 73 Jakarta.
Pameran buka setiap hari dari jam 10 pagi------5 sore. Media partner THE JAKARTA
POST
Untuk informasi tentang pameran bisa contac :
wayan gede susana
081802602789

__._,_.___

Attachment(s) from I Wayan Gede Susana

2 of 2 Photo(s)

Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
MARKETPLACE

Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.


Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.

.

__,_._,___

[ac-i] AGENDA PAMERAN SEPT [2 Attachments]

 
[Attachment(s) from Asosiasi Galeri Senirupa Indonesia included below]

Dear Art World,

Berikut adalah Agenda Pameran AGSI selama sisa Sept 2010:


Cemara Gallery : 22 September 2010


VANESSA ARTLINK : TGL 23 S/D 3 OKT (EXH JAD) + MON DECOR + CANNA

Dear friends, Vanessa Art Link invites you to the solo exhibition of "RECOLLECTIVE LINES"
By Kiki Rizky Soetisna Putri (Kimung)
On 23 Sept,start at 7pm
VENUE: Grand Indonesia East Mall,Jakarta Art District Area, Lower Ground Floor.
For more information please visit our website at: www.vanessaartlink.com



Canna: September  - October, 2010. , Anniversary 9th Galeri Canna.curated by Rifqy Effendi.


EG
: Tgl. 25 Sept' s/d 5 Okt'10 --- Pameran Ari & Farhan bertempat di Edwin's Gallery

**NB:

*Wrn Biru      : Founder di Lokasi JAD, Grand Indonesia

*Wrn Merah  : Founder di Lokasi lain/Lokasi galeri masing2.

*Wrn Hitam    : Member



Best regards,

Vonny
AGSI (Asosiasi Galeri Seni Rupa Indonesia) Secretariat.
(Art Galleries Association- AGA) Indonesia
GRAND INDONESIA SHOPPING TOWN, East Mal, LG, JAKARTA ART DISTRICT AREA
Jakarta 10310
Ph: +62 21 2358 1035
www.agsindonesia.com

__._,_.___

Attachment(s) from Asosiasi Galeri Senirupa Indonesia

2 of 2 Photo(s)

Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___