Sunday, January 17, 2010

[ac-i] Diskusi Salihara: Budaya Pop dan Pergeseran Identitas

 

Diskusi
BUDAYA POP DAN PERGESERAN IDENTITAS/
Pembicara: Bre Redana dan Nisaul Aulia
Rabu, 20 Januari 2010, 19:00 WIB
Serambi Salihara

Meskipun sering dipandang sebelah mata, budaya pop berpengaruh besar terhadap perubahan masyarakat. Salah satu contohnya adalah fenomena "organ tunggal" di ranah Minangkabau yang tak hanya membawa perubahan pada musik tradisi, namun juga menerobos ke sendi masyarakat yang sebelumnya jarang bersentuhan dengan modernisasi. Masyarakat Minang, yang dikenal religius, ternyata dapat berkompromi dengan pertunjukan organ tunggal yang dipentaskan dengan anasir erotis.

Pertujukan ini dapat ditemukan dalam berbagai acara di kantor-kantor pemerintahan, masyarakat, bahkan telah memasuki pula wilayah upacara-upacara adat, seperti sunnah rasul, baralek kawin, tabuik, dan lain sebagainya. Terkadang, ia tidak lagi dipandang semata-mata sebagai musik hiburan, melainkan sudah menjadi "kewajiban". Artinya, tanpa organ tunggal suatu pesta tidaklah lengkap. Lebih jauh lagi, budaya pop malah dipandang sebagai "pencipta" suatu generasi dalam masyarakat yang memisahkan dari generasi pendahulunya.

Suatu kecenderungan yang paling populer—entah musik atau mode busana—menjadi ciri khas generasi itu. Di sinilah letak pentingnya mengkaji budaya populer dalam konteks studi budaya yang membawa perubahan terhadap tatanan nilai, sosial, identitas, dan norma dalam masyarakat.

Di mana rahasia kekuatan budaya populer? Ikuti diskusinya dengan Bre Redana (wartawan budaya Kompas dan pengamat budaya populer) dan Nisaul Aulia (mahasiswa pascasarjana Kajian Budaya dan Media, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta).

http://www.facebook.com/event.php?eid=247260453024&index=1


Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!

__._,_.___
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment