Sunday, July 11, 2010

[ac-i] Pertemuan Teater Bandung 2010 [1 Attachment]

 
[Attachment(s) from Asbestos Art Space included below]

Jurusan Teater mempersembahkan

Pertemuan Teater Bandung

Pameran,seminar dan pertunjukan teater

15,16 dan 17 Juli 2010

Pkl 10.00 - 22.00

di Sekolah Tinggi Seni Indonesia,Bandung

jadwal acara

15 Juli 2010

Pkl 16.00, Studiklub Teater Bandung  menampilkan

YANG TERSISA

karya: Sergei Mercier, Sutradara Ria Milfesa

tempat: Studio Teater

Pkl 19.00 Pembukaan

Pameran Kelompok Teater Bandung

Tempat: Ruang Serba Guna Sunan Ambu

Pkl 20.00, Teater Payung Hitam menampilkan

BINGKAIBANGKAI

karya/sutradara Rachman Sabur

tempat; Gedung Dewi Asri.

Pkl 21.00, Teater Cassanova menampilkan

Senjata Versus Sepatu Larsa

karya/sutradara Wail dan Aad Akbar

Tempat; Teater Kebun STSI Bandung

16 Juli 2010, CCL Bandung menampilkan

The Game dan Dibayar Kontan

karya/sutradara: Iman Soleh

Pkl 20.00, Laskar Panggung Bandung, menampilkan

Dari Wak Menuju Tu

karya/sutradara: Yusef Muldiyana

Gedung Sunan Ambu

17 Juli 2010

Seminar Teater

Strategi Berkesenian Kelompok Teater Bandung

oleh  Teater Payung Hitam,Laskar Panggung Bandung,Studiklub Teater Bandung,CCL dan Teater Cassanova.

Refleksi Teater Bandung, menampilkan

pembicara: Afrizal Malna,Benny Johanes,Halim HDdan Dewi Noviami. Moderator: Silveter Petara Hurit.

Pertemuan Teater Bandung adalah upaya kecil untuk mempertemukan kelompok-kelompok teater Bandung dengan para pengamat serta publik teater sebagai upaya pembacaan anatomi dan keberadaan teater Bandung dalam peta kesenian di Indonesia.

kurator: W Christiawan

Acara ini terselengara berkat sinergi kerja: Jurusan Teater,Studio teater serta Keluarga Mahasiswa Teater, Sekolah Tinggi Seni Indonesia,Bandung.



The New Busy is not the old busy. Search, chat and e-mail from your inbox. Get started.

__._,_.___

Attachment(s) from Asbestos Art Space

1 of 1 Photo(s)

Recent Activity:
blog: http://artculture-indonesia.blogspot.com

-----------------------
Art & Culture Indonesia (ACI) peduli pada pengembangan seni budaya Nusantara warisan nenek moyang kita. Warna-warni dan keragaman seni budaya Indonesia adalah anugerah terindah yang kita miliki. Upaya menyeragamkan dan memonopoli kiprah seni budaya Indonesia dalam satu pemahaman harus kita tentang mati-matian hingga titik darah penghabisan.
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment